Jakarta, Aktual.com – Saksi Persidangan Rahmat mengaku percaya kepada terdakwa Pinangki Sirna Malasari karena menjalin hubungan dengan sejumlah orang di Kejaksaan Agung.

Karena itu, Rahmat mau menjalin hubungan dengan Pinangki, mantan Kepala Sub-bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan itu.

“Rahmat kenal dengan Joko Tjandra. Dia (Rahmat) mengenalkan Pinangki ke Joko Tjandra. Setelah mengenalkan, pertemuan-pertemuan selanjutnya, Pinangki yang berperan, Rahmat hanya sebatas (mengenalkan) itu,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman saat dihubungi, Selasa (10/11).

Sebelumnya, dalam persidangan lanjutan dengan terdakwa Pinangki pada Senin (9/11) kemarin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta, Rahmat dihadirkan sebagai saksi.

Dalam kesaksiannya, Rahmat mendengar dari sejumlah orang bahwa Pinangki memiliki banyak teman di Kejaksaan Agung sehingga mempercayainya.

Rahmat juga mengaku mengenal Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Bahkan Rahmat sudah mengenal Wapres Ma’ruf Amin sejak masih menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sering bepergian berdua. Rahmat juga acap berfoto dengan Ma’ruf Amin termasuk ketika sudah menjabat sebagai Wapres.

Terbaru Rahmat juga punya foto bersama dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Soal ini, Boyamin berpendapat, itu hanya sekadar berfoto dan tidak lebih dari itu. Hubungan Rahmat dengan Burhanuddin itu karena Pinangki.

“JA (ST Burhanuddin) melalui Pinangki seperti pertemuan pada tanggal 12,” kata Boyamin.

Sebelumnya, Boyamin pernah mengatakan Pinangki diduga pernah menyatakan kepada Anita Kolopaking mantan kuasa hukum Joko Tjandra akan mengantar seseorang berinisial R pada hari Rabu menghadap pejabat tinggi di Kejaksaan Agung.

Ketika melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Boyamin melampirkan dokumen percakapan yang diduga antara Pinangki dengan Anita. Dalam percakapan lewat aplikasi perpesanan WhatsApp itu ada yang menyinggung inisial JA.

Berikut ini percakapan yang diduga Pinangki dan Anita sebagaimana yang termuat dalam dokumen tersebut:

Anita: Met sore mba… 

Pinangki: Rabu atau kamis gmn? 

Anita: Sy baru selesai meeting. Apa mau skrg ? 

Pinangki: Skr jg sama euy 

Pinangki: Rabu aja ya 

Pinangki: Siang2 gitu 

Pinangki: Km raby paginya sy antar rahmat menghadap JA 

Anita: Ok Rabu siang ya…