Medan, Aktual.co — Kerapnya aksi-aksi berbau penghinaan yang dilontarkan dari negara Malaysia kepada Indonesia menunjukkan bahwa tetangga jiran itu pelupa sejarah.
“Malaysia adalah negara pelupa, lupa akan sejarah,” tandas Wakil Ketua PW GP Ansor Sumut, Safrizal Elbatubara kepada Aktual.co di Medan, Kamis (5/1).
Malaysia, lanjut Safrizal lupa akan kontribusi besar yang telah disumbangkan oleh Indonesia sebagai tetangga dalam pembangunan di negaranya.
“Mereka lupa kontribusi Indonesia, misalnya dalam dunia pendidikan, dulu siapa yang bersumbangsih besar mendidik disana (Malaysia)? Indonesia mengirimkan tenaga didiknya, mereka lupa?,” tukasnya.
Soal keberadaan TKI di Malaysia, Safrizal menekankan, bahwa Malaysia juga mendapat keuntungan luar biasa dari keberadaan tenaga kerja itu. Sejumlah perusahaan di negara Jiran itu, menurut Safrizal disokong oleh tenaga kerja Indonesia.
“Jadi jangan lupa sejarah!!,” tandasnya.
Ditambahkannya, iklan salah satu perusahaan asal Malaysia yang dinilai berbau penghinaan terhadap TKI harus direspon keras oleh Indonesia. Salah satunya, adalah menghentikan pengiriman TKI.
“Moratorium pengiriman TKI, lalu mari kita lihat seberapa lama mereka bertahan tanpa tenaga kerja Indonesia,” imbuh Safrizal.

Artikel ini ditulis oleh: