Jakarta, Aktual.Com-Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar membantah pernyataan Korea Utara yang menyebut jika Kim Chol atau Kim Jong-Nam meninggal akibat terkena serangan jantung.
Para Pakar Malaysia kata Khalid telah memastikan jika Kim meninggal dunia setelah dua perempuan tiba-tiba memupur wajahnya dengan tangan berbalut sarung tangan yang sudah diolesi zat diduga racun gas saraf VX.
“Kami memiliki pakar-pakar yang teruji untuk menentukan penyebab kematian Kim Chol. Penyelidikan kami, didukung para pakar, telah memastikan bahwa Kim Chol dibunuh. Korea Utara boleh mengatakan apa mereka suka tetapi fakta tetaplah fakta,” ucap Khalid kepada Kantor Berita Malaysia Bernama, Kamis 3 Maret 2017.
Pernyataan Khalid merupakan respon atas klaim juru bicara Kedutaan Besar Korea Utara di Malaysia Ri Tong-il yang menyebut jika Kim Chol meninggal dunia akibat serangan jantung dan bukan akibat terpapar racun VX.
Khalid juga mengatakan pihaknya tak perlu menyerahkan sampel zat kimia yang digunakan untuk membunuh Kim kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).
Kim Chol meninggal dunia pada 13 Februari lalu, setelah dua perempuan memoles wajahnya dengan zat kimia di Bandara Internasional Kuala Lumpur saat akan terbang pulang ke Macau.
Kim Chol adalah nama dalam paspor yang digunakan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, demikian Bernama melaporkan.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















