Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad
Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad

Kuala Lumpur, Aktual.com – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad resmi menyatakan mengundurkan dari jabatannya.

Hal ini dilakukan nampaknya karena dia merasa malu telah mengkhianati sistem demokrasi parlementer, dimana dia dan partainya telah bersekongkol bersama kelompok oposisi yakni partai melayu (UMNO) dan partai Islam (PAS) untuk membentuk koalisi baru, dengan meninggalkan mitra koalisi sebelumnya yakni Pakatan Harapan yang telah menjadikannya sebagai PM ke-7 pada Pemilu 2018 silam.

“Tun Dr. Mahathir bin Mohamad telah menghantar surat peletakan jawatan sebagai Perdana Menteri Malaysia hari ini. Surat tersebut telah dihantar kepada YDP Agong pada jam 1 tengahari,” dalam pernyataan resmi kantor Perdana Menteri, Senin (24/2) siang ini.

Dalam beberapa hari terakhir ini sejak Jumat (21/2) lalu situasi politik Malaysia tengah memanas. Mahathir menyatakan dia tidak menetapkan tanggal peralihan jabatan kepada Anwar Ibrahim untuk menjadi PM ke-8 sampai setelah konfernsi APEC bulan November nanti.

Namun Minggu (23/2) kemarin telah terjadi pengkhianatan politik, dimana partainya Mahathir yakni PPBM berkumpul bersama UMNO dan PAS untuk membentuk koalisi baru. Namun sepertinya upaya jahat ini tak direstui Yang Dipertuan Agung.

(Arbie Marwan)