Jakarta, Aktual.co — Mantan pebulutangkis nasional, Hariyanto Arbi, mengkritik pemerintah Indonesia, khusunya Kementerian Pemuda dan Olahraga, terkait perkembangan olahraga tepok bulu Indonesia.

Diungkapkan peraih medali emas All England 1993 dan 1994 itu, pemerintah belum memberi dukungan penuh untuk pembinaan bulu tangkis nasional, khususnya masalah dana yang masih kurang.

“Memang ada, pemerintah membantu untuk event-event tertentu, namun kalau di bulu tangkis, saya rasa cukup kurang. Misalnya, dalam setahun, satu atlet minimal bisa 10 sampai 12 event pertandingan yang mesti dia berangkat, apalagi kalau tandingnya di Eropa, bisa berapa biayanya,” katanya ditemui dalam Kejuaraan Single Badminton Open Championship 2015 di Jakarta, Kamis (9/4).

Ia mengharapkan pemerintah dari awal sudah memperhatikan masalah dana untuk pengembangan bulu tangkis nasional.

“Walaupun tidak ada Asian Games atau SEA Games tetapi Pelatnas kan jalan terus, bahkan hampir sepanjang tahun,” harapnya.

Artikel ini ditulis oleh: