Jakarta, Aktual.com — Pengumuman kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang baru, 7-Day Reverse Repo Rate yang nantinya akan mengganti BI Rate, sempat membuat saham-saham perbankan rontok pada akhir pekan lalu.

Dan pada perdagangan hari ini, pelaku pasar juga masih menanti data Rapat Dewan Gubernur BI pada 20-21 April ini. Sehingga akan memengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menurut analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya, saat ini IHSG sedang berada pada proses menguji support 4.774.

“Sehingga jika terjadi rebound, masih bersifat technical akibat dorongan penguatan saham perbankan pasca tekanan berlebihan di akhir pekan lalu,” tandas dia dalam analisis hariannya, Selasa (19/4).

Ia menambahkan, posisi IHSG saat ini masih pada tren jangka pendek yaitu berada dalam fase konsolidasi wajar dengan target resisten di level 4.881. Angka itu mesti ditembus untuk memperkuat proses kenaikan lanjutan.

“Laju IHSG pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh sentimen rilis data perekonomian dan masa-masa menjelang RDG-BI. Poetensinya masih ada penguatan,” tegas William.

Dengan demikian, jelas dia, adanya potensi penguatan lanjutan pada IHSG di perdagangan hari ini mesti disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi sembilan saham ini.

Sembilan saham berikut adalah, saham JSMR, BBNI, BBRI, SSMS, SMCB, WIKA, INDF, GGRM dan UNVR.

Artikel ini ditulis oleh:

Arbie Marwan