Jakarta, aktual.com – Hingga saat ini, dalam pantauan aktual.com massa aksi masih berkumpul dan melakukan pembakaran ban sebagai peringatan kepada Pemerintah.

“Membakar ban, hanya satu peringatan,” ucap orator di Mobil Komando, Jakarta, Selasa (13/9).

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden hanya bisa membandingkan negara lain tanpa melihat gaji penghasilan rakyat Indonesia.

“Presiden kita hanya membandingkan negara kita dengan negara lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Massa dari aliansi mahasiswa mulai berdatangan ke Patung Kuda, Jakarta.

Dalam pantauan aktual.com, Massa aksi yang tergabung dari beberapa Universitas sekitar Jakarta menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM.

(Rizky Zulkarnain)