Masa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) di kawasan patung kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (8/9). Mereka menolak kebijakan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintahan presiden Joko Widodo.

Jakarta, Aktual.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) secara bergelombang mulai mendatangi Istana Negara menuntut kebijakan pemerintahan presiden Joko Widodo terkait kenaikan harga BBM.

Dari pantauan Aktual.com ditengah suasana diguyur hujan dengan intensitas sedang, masa BEM SI mulai memadati kawasan patung kuda di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (8/9) sekitar pukul 13.10 WIB.

Mereka membawa atribut demonstrasi seperti bendera dan spanduk bertukiskan penolakan kenaikan harga BBM. Mereka juga mulai berorasi dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.

Sementara itu sejumlah aparat gabungan dari TNI-POLRI dan kendaraan taktis terlihat mulai bersiaga dan berjaga mengawal aksi demonstrasi. Terlihat juga dua lapis kawat berduri menutupi ruas Jalan Merdeka Barat yang menuju arah Istana Negara dan ke Bundaran HI.

Untuk informasi, sebelumnya BEM SI telah menyerukan aksi nasional pada 8 September 2022. “Kita akan menggelar aksi di tanggal 8 September di Istana, nanti start di Perpusnas itu kemungkinan jam 13.00, long march ke arah Patung Kuda”, kata Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal saat dikonfirmasi, Rabu (7/9).

Menurut mereka, pemerintah masih bergeming terhadap peristiwa penolakan kenaikan BBM yang terjadi selama beberapa hari ini.

“Dan melihat banyaknya gelombang penolakan kenaikan BBM dari mahasiswa dan elemen masyarakat yang terjadi hampir di seluruh daerah yang sampai hari ini masih konsisten melaksanakan aksi penolakan kebijakan yang jelas tidak berpihak kepada masyarakat”, tulis akun Instagram @bem_si.

(Dede Eka Nurdiansyah)