Jember, Aktual.com – Balap liar memang tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Jember, dimana kegiatan yang sangat mengganggu ketertiban bagi penggunaan kendaraan lainnya.
Sehingga saat melakukan kegiatan balap liar, para anak muda – muda selalu kucing – kucingan dengan pihak kepolisian karena ditindak tegas.

Dengan kondisi seperti ini, Indi Naidha yang masuk dalam Jajaran Pengurus IMI (Ikatan Motor Indonesia) Jatim periode 2021-2025, yang baru resmi dilantik di Surabaya, Senin 7 Maret lalu ini, akan melakukan pembinaan.

Indi Naidha menjelaskan bahwa keberadaan balap liar saat ini karena minimnya sirkuit di setiap daerah, sehingga IMI Jatim akan meminta kepada pemerintah di setiap kabupaten di Jatim bisa menyiapkan fasilitas sirkut untuk menampung olahraga otomotif sesuai yang diharapkan oleh ketua PP IMI Bambang Soesatyo.

“Tidak sedikit pembalap nasional berasal dari pelosok yang sebelumnya merupakan pembalap liar, jika pemerintah daerah mau mengakomodir dan menyiapkan sirkuit, tentu mereka yang selama ini sering melakukan aksi balap liar, bisa diarahkan ke yang lebih baik dengan melakukan pembinaan, sehingga bisa menjadi pembalap profesional,” ujar Indi.

Selain itu, perempuan yang pernah menjabat sebagai pengurus KONI Jember ini mengatakan, bahwa dirinya akan totalitas di IMI Jatim untuk membesarkan dunia olah raga otomotif di Jawa Timur. “Dunia olah raga sudah tidak asing bagi saya, makanya ketika saya ditunjuk untuk masuk jajaran pengurus IMI Jatim, tentu saya harus totalitas seperti saat saya di pengurus KONI Jember dalam melakukan pembinaan terhadap atlit,” pungkas perempuan yang juga ketua Berni Suporter Sepakbola Persid Jember.

Sementara ketua umum PP IMI Bambang Soesatyo dalam acara pelantikan beberapa waktu lalu mengapresiasi adanya wajah-wajah baru di dalam kepengurusan kali ini, sehingga ke depan raihan prestasi IMI Jatim semakin meningkat dan akan semakin beragam disemua cabang olahraga otomotif. (*)

(Aminuddin Aziz)