Pemandangan proyek reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Sabtu (24/12). Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan reklamasi Teluk Jakarta akan tetap dilanjutkan dengan konsep P4 yaitu 'public', 'private','people' dan 'partnership'. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/16

Jakarta, Aktual.com – Seluruh masyarakat Indonesia dinilai harus mendukung perjuangan nelayan yang sedang melawan reklamasi Teluk Jakarta.

Pendapat tersebut diungkapkan oleh eks Juru Bicara Kepresidenan era Gus Dur, Adhie Massardi sebagai reaksi adanya demonstrasi nelayan Muara Angke di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (23/2) lalu.

“Saya melihat perjuangan nelayan ini harus didukung oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Adhie kepada wartawan di Jakarta, Jum’at (24/2) malam.

Pasalnya, reklamasi Jakarta dapat menjadi tren dan efek domino untuk wilayah lain di Indonesia jika tidak dihentikan. Jika terjadi di wilayah lain di Indonesia, Adhie khawatir akan banyak rakyat yang harus menjadi korban karena pemerintah senantiasa melindungi proyek, ketimbang rakyatnya sendiri.

“Karena kalau satu tempat dibebaskan, orang seenaknya mengurug laut dan merusak lingkungan, akan menyusul di tempat-tempat lain juga,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, para nelayan yang tergabung dalam Koalisi Nelayan Tradisional (KNTI) Muara Angke dalam sidang gugatan lanjutan pemberian izin Gubernur pelaksanaan reklamasi Pulau F, I dan K di PTUN. [Teuku Wildan]

Artikel ini ditulis oleh:

Teuku Wildan