Jakarta, Aktual.com-Lembaga Jaringan Suara Indonesia (LJSI) kembali melakukan survei terhadap sejumlah tokoh potensial yang mampu memimpin Jawa Timur pada perhelatan pemilihan gubernur (Pilgub) pada 2018 mendatang.
LJSI mengatakan bahwa dari hasil survei yang dilakukan Masyarakat Jawa Timur menginginkan pemimpin yang mampu mengatasi persoalan ekonomi dan kserjahteraan.
“Dari hasil penilaian para tokoh oleh masyarakat Jawa Timur menunjukan, rata-rata lebih menginginkan gubernur yang punya kompentensi untuk bisa meyelesaikan masalah ekonomi dan kesejahteraan,” kata Direktur LJSI, Fahrurizal FAN dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (15/10).
Salain itu, ujar dia, jawaban responden sebanyak 48,3 persen menginginkan gubernur baru yang bisa menciptkan lapangan kerja baik itu di kota maupun di desa.
“Kemudian 29,3 persen responden ingin sosok gubernur yang mampu menarik genuine investor ke Jawa Timur, dan sosok yang mampu mengerakan ekonomi pedesaan diminta oleh 22,4 persen reponden,” papar dia.
Sosok Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang baru mendapat rekomendasi diusung PDI perjuangan pagi tadi, yang mengantongi 71,6 persen terkait akseptabilitas calon wakil gubernurnya Abdullah Azwar Anas hanya 67,6 persen di bawah posisi Ketua Muslimat Nahdhatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa 68,7 yang diusung PKB
“Sosok Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul hanya menempati posisi kedua dengan 71,6 persen suara, disusul Tri Rismaharini 68,9 persen. Ditempat ke empat, Khofifah Indar Parawansa 68,7 persen, Abdullah Azwar Anas 67,6 persen, Nurwiyatno 66,3 persen dan Komisaris Besar Polisi Syafi’in sebanyak 50,9 persen,” sebut Fahrurizal.
“Dari seluruh tokoh yang diuji, nama La Nyalla memiliki tingkat akseptabilitas paling mempuni, yakni 86,4 persen dari1.816 responden,” tambanya.
Masih dikatakan dia, saat tingkat kompentensi dan akseptabilitas para tokoh tersebut, ketika ditanyakan kepada responden siapa yang akan bapak/ibu pilih saat pemilihan gubernur? Maka data survey menjawab 28,2 persen memilih La Nyalla Mataliti.
Sementara, hanya 21,7 persen Memilih Syaifullah Yusuf, Tri Rismaharini 15,8 persen dan Khofifah Indar Parawansa 14,1 persen, Nurwiyatno 7,3 persen, Abdullah Azwar Anas 4,3 persen, dan Kombes Syafi’in 1,3 Persen.
Pewarta : Novrizal Sikumbang
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















