Jakarta, Aktual.co — Cara berinvestasi masyarakat Indonesia kini tidak hanya sebatas barang berharga seperti emas dan berlian, namun sudah merambah ke pasar modal, salah satunya reksa dana. Namun, sebagian masyarakat belum mengetahui apa itu reksa dana, keuntungan dan resikonya, jenis-jenisnya, dan banyak hal lainnya. 
Oleh karena itu Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) menyelenggarakan Pekan Reksa Dana (Perdana) untuk mengedukasi masyarakat tentang reksa dana.
“Reksa dana membuat investasi di pasar modal menjadi mudah, menyenangkan dan tidak perlu uang banyak seperti yang dibayangkan orang selama ini, yakni cukup dengan Rp100.000,” ujar Ketua APRDI Denny R Thaher dalam siaran persnya, Jumat (7/11).
Denny mengatakan reksa dana merupakan instrumen investasi yang tepat bagi semua golongan masyarakat mengingat imbal hasilnya (return) lebih tinggi dibanding instrumen investasi lainnya. 
“Di tengah inflasi tinggi yang dapat menggerus rupiah, reksa dana bisa menjadi opsi investasi, minimal return investasi sama dengan tingkat inflasi,” pungkasnya.
Acara Perdana diselengarakan di Atrium Mal Kota Kasablanka (Kokas) sejak Jumat (7/11) dan akan berakhir pada hari ini, Minggu (9/11). Pada hari terakhir ini rencananya akan banyak acara khusus, seperti booth financial planner, jadi kita bisa mendapatkan masukan dan tips tentang perencanaan keuangan yang baik dari pakarnya.

()