Jakarta, Aktual.co — Gedung Centennial Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan mengalami kebakaran pada Senin (30/3/2015), pukul 01.45 WIB dini hari tadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Aktual.co, Kepala Pleton Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Maryono di Jakarta, Senin (30/3) mengatakan sumber api diduga dari gudang material, sedangkan penyebab kebakaran disinyalir diakibatkan oleh korsleting listrik atau bahan kimia yang ada di gudang tersebut. Namun hal itu nantinya akan diselidiki lebih jauh.
“Sumber api diperkirakan dari gudang material di lantai basement 2 gedung. Penyebab kebakaran bisa korsleting atau reaksi kimia,” ungkapnya kepada wartawan.
Sebanyak 25 unit mobil pemadam kebakaran dan 5 ambulans pun dikerahkan ke lokasi. Kebakaran terjadi saat para pekerja tengah tertidur pulas. Pun jarak gudang yang berdekatan dengan tempat pekerja beristirahat menyebabkan banyak korban mengalami sesak nafas. Sebanyak tujuh pekerja proyek yang terjebak kebakaran di basement dua gedung Centennial Tower, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan berhasil dievakuasi. Semua korban kini tengah dirawat di Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Mintoharjo.
“Ada tujuh orang sementara ini, sudah dievakuasi. Mereka sudah dibawa ke (RS) Siloam dan (RS) Mintoharjo,” kata Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan Darma.
Hingga berita ini diturunkan api yang melalap basement dua gedung Centennial Tower telah berhasil dipadamkan. Para petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Namun sayangnya, informasi terakhir yang kami terima menyatakan bahwa ada satu korban tewas di basement.
“Iya, 1 korban terakhir yang kita evakuasi meninggal,” kata Koordinator Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan Prayitno kepada wartawan, Senin (30/3).
Belum dapat dipastikan identitas korban yang meninggal ini. Namun dapat dipastikan ia adalah salah satu pekerja di gudeung tersebut. Menurut Prayitno, korban yang meninggal ini saat ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di basement 2 gedung. Sempat dilakukan prosedur pertolongan darurat, namun denyut nadinya sudah tak ada. Korban kemudian dilarikan ke RS Mintoharjo.
Artikel ini ditulis oleh:

















