“Sentimen itu juga dapat menjadi sentimen negatif bagi mata uang negara berkembang,” katanya.
Di sisi lain, ia mengatakan, sentimen mengenai pemberlakuan tarif impor baru untuk barang-barang Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS juga dapat menjadi sentimen negatif bagi mata uang negara berkembang.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (4/9), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.840 dibanding sebelumnya (1/9) di posisi Rp14.767 per dolar AS.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid















