Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menghentikan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP selama satu bulan ke depan. Hal itu dilakukan untuk menyisir kegandaan data warga negara Indonesia.
“Kami akan stop (hentikan) KTP elektronik selama satu bulan, karena blankonya belum ada, penanganan di daerah belum profesional dan juga memerlukan petunjuk baru. Sedangkan untuk perekaman masih berjalan dan ‘up date’ terus, hanya memang prosesnya harus diperiksa kembali,” kata Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (6/11).
Dia menjelaskan selama satu bulan evaluasi tersebut akan ditinjau perkembangan pembuatan e-KTP di semua daerah, termasuk masih adanya kegandaan data yang dimiliki warga.
Evaluasi itu dilakukan karena selama ini pihaknya mendapatkan laporan bahwa biometrik kedataan e-KTP belum akurat sehinga ditemukan masih ada satu warga yang memiliki lebih dari satu KTP.
“Makanya satu bulan ini kami harapkan semuanya tuntas, perekaman dan pendataan jangan sampai dobel dan tidak kompeten, karena e-KTP ini menjadi standar bagi pelayanan publik,” kata dia.

()

()