Singapura, aktual.com – Singapore’s Health Science Authority (HSA) telah menarik kembali 18 merek pembersih tangan atau hand sanitizer. Penarikan ini karena ditemukan kandungan asetaldehida dan/atau metanol yang tinggi.

Menurut sebuah pernyataan, produk tersebut ditemukan mengandung asetaldehida dan/atau metanol pada tingkat di atas batas farmakope farmasi. Waktu penarikan antara Februari dan April.

Penarikan tersebut diklasifikasikan di bawah Kelas Dua, yang menjelaskan bahwa ‘masalah tersebut kemungkinan tidak akan menyebabkan hasil kesehatan yang merugikan yang serius’.

Tingkat penarikan diklasifikasikan sebagai tingkat penarikan ‘grosir’, yang berarti bahwa produk yang terpengaruh ditarik kembali oleh pemasok grosir.

Mereka diharuskan untuk segera menghentikan penjualan batch yang ditentukan ini dan mengembalikan stok yang tersisa ke perusahaan.

Sejauh ini, penarikan tersebut baru diumumkan di Singapura dan belum ada penyebutan produk di Malaysia.

Berikut 18 merek yang ditarik kembali:

1. Asepso Professional Hand Sanitiser (Batch: B42M)
2. Cuticura Hand Sanitizer (all batches)
3. Epi KleenGel Hand Sanitizer Gel (all batches)
4. Guardian Lavender & Passion Flower Antibacterial Hand Sanitiser (Batch: 9K28DF)
5. Guardian Aloe & Korean-Mint Antibacterial Hand Sanitiser (Batch: 0D32DF)
6. Kundal Fresh Water Hand Sanitizer+ (Batch: BN227)
7. Sanitelle Instant Hand Sanitizer Antiseptic Gel Kids (all batches)
8. Cath Kidston Moisturising Hand Sanitiser (all batches)
9. Bacteriostat Wash Free Hand Wash Gel (all batches)
10. We11 Daily Instant Hand Sanitiser (all batches)
11. Cool Day’s Peppermint Instant Hand Sanitizer (all batches)
12. Walch Instant Hand Sanitizer (Batch: TG01)
13. TP 706 Hand Sanitiser (Exp: 10/03/2022)
14. Lifebuoy Instant Hand Sanitizer (Batch: OD13UL)
15. FairPrice Hand Sanitiser Lavender (Batch: 201251-001)
16. germ-X Advanced Hand Sanitizer Original Scent (all batches)
17. Sanigen Gel Hand Refreshing Gel 600ml (all batches)
18. Yuri Hand Gel Green Tea Extract (all batches).

Semua merek tersebut dinyatakan ditarik dengan instruksi untuk berhenti memasok batch produk yang ditentukan dan mengembalikan sisa stok ke perusahaan. (Tino)

(Tino Oktaviano)