Jakarta, Aktual.co —  Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan bahwa pembangunan pelabuhan Cilamaya sudah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, pembangunan tersebut tidak menggunakan dana APBN melainkan dana swasta.

“Cilamaya itu harus dibangun, tapi uangnya uang swasta aja, gak usah pakai uang APBN,” kata Jonan di Kantornya, Jakarta, Kamis (5/2).

Menurutnya, dengan pembangunan pelabuhan Cilamaya ini, cost logistik yang selama ini dikeluhkan oleh para pelaku usaha akan mengalami penurunan. Mengingat selama ini peranan pelabuhan di Indonesia cukup besar dipegang oleh Tanjung Priok.

“Bukan dua pilihan, tapi memang pilihan biar cost logistiknya murah, Presiden setuju cilamaya dibangun tetapi tetap dengan uang swasta,” tambahnya.

Ia menerangkan, selama ini jika ada himbauan bahwa pembangunan Cilamaya untuk dikaji ulang, hal itu karena dianggap oleh Bappenas menggunakan dana APBN, saat ini telah disetujui jika pembangunan tersebut menggunakan dana swasta. Kendati demikian, sampai saat ini pihak swasta pun belum ada yang meminati.

“Karena kan harus ada persaingan, kalau cuma priok saja kan itu peranananya besar bagaimana ingin menurunkan cost,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka