Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais menyayangkan langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membentuk tim panel yang terdiri dari unsur masyarakat, terkait mekanisme pemblokiran terhadap situs-situs Islam yang diduga menyebarkan ajaran radikalisme.
Menurut dia, pembentukan panel itu merupakan langkah yang ngawur.
“Yang saya bayangkan panel itu sudah ada dulu sebelum adanya eksekusi blokir sehingga keputusan pemerintah lebih terukur. Urutannya mestinya: laporan, panel, baru keputusan,” kata Hanafi dalam pesan singkatnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (3/4).
Ia pun berpandangan, panel yang dibentuk pemerintah, hanya berfungsi seperti ‘pemadam kebakaran’.
“Bekerja ketika semuanya sudah chaos. Ke depan sebaiknya Kominfo lebih persuasif & edukatif perannya dalam penanganan paham terorisme,” ujar dia.
“Bukan terlambat. Tapi terbalik urutan proses kebijakannya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang