Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Jakarta, Aktual.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan ekspor produk halal Indonesia saat ini baru berkisar 3,8% dari total pasar produk halal dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Teten dalam Opening Ceremony In2Motion, yang merupakan rangkaian kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (6/10) kemarin.

In2Motion adalah singkatan dari international modest fashion festival. Yang diklaim sebagai event modest fashion rujukan dunia dengan kolaborasi bersama Kementerian Koperasi & UKM

“Jika dibandingkan secara global, ekspor produk halal Indonesia saat ini baru berkisar 3,8% dari total pasar produk halal dunia,” jelas Teten.

Untuk meningkatkan nilai ekspor halal tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya strategis. Salah satunya melalui kolaborasi penyelenggaran event berskala nasional dan internasional untuk mendorong promosi dan publikasi produk muslim indonesia.

Dia menambahkan, Kemenkop UKM telah menginisiasi fashion lab di Smesco Labo sebagai fasilitas riset UMKM. Salah satu outputnya ialah pameran siluet busana kebangsaan Aradana yang diselenggarakan bersama Lakon.

“Ini bentuk upaya demokratisasi desain fashion untuk outfit perkantoran berbasis budaya,” kata Teten.

Dukungan berikutnya, terkait factory sharing atau rumah produksi bersama yang sangat bisa dimanfaatkan para pelaku modest fashion lokal.

Selain itu, Kemenkop UKM juga sudah menghubungkan aggregator bahan baku, pembiayaan, sampai akses pasar untuk sektor kriya dan wastra. Salah satunya melalui program Cerita Kriya dan Cerita Wastra yang bekerja sama dengan Dekranas. 

“Saya mengundang rekan-rekan pelaku dapat pula memanfaatkan ekosistem layanan hulu-hilir yang telah disiapkan di Smesco Indonesia,” ucapnya.

(Arie Saputra)