Menkopolhukam Luhut Panjaitan dan Kepala BNN Budi Waseso (Aktual/Ilst.Nelson)

Surabaya, Aktual.com — Sengketa yang terjadi di kubu internal partai politik, diharapkan tidak mempengaruhi jalannya pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkoplhukam) Luhut Panjaitan, mengatakan jika saat ini ada dua partai politik yang masih terjadi konflik internal, seperti Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Kami berharap konflik internal partai tidak mempengarahui pilkada serentak. Di Golkar dan PPP memang sudah berkomitmen untuk tidak ribut-ribut demi kelancaran pilkada. Hanya saja harus ditegaskan lagi.” ujar Luhut Panjaitan saat berada di Surabaya, (14/11).

Sebenarnya, lanjut Luhut, tidak hanya dua partai tersebut. Namun, seluruh partai juga sudah berkomitmen jika selama masa pilkada serentak, partai akan menghentikan konflik sampai pilkada selesai.

Diakuinya, konflik internal partai tidak hanya mempengaruhi jalannya pilkada. Tetapi daerah yang pasangannya ada dua paslon, juga memicu munculnya konflik baru.

“Oleh sebab itu kami juga harus memastikan keamanan dan ketertiban sesuai prosedur, sehingga diharapkan berjalan lancar sampai tahapan Pilkada berakhir. Dan sampai saat ini belum ada laporan negatif. Kami berharap bisa demikan seterusnya.” lanjut Luhut.

Luhut juga meminta kepastian seluruh aparatur sipil Negara (ASN) bertindak netral dengan tidak memihak ke salah satu pasangan calon tertentu.

Artikel ini ditulis oleh: