Jakarta, Aktual.com – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menyebutkan perubahan era revolusi industri 4.0 harus dibarengi dengan perubahan perilaku sosial dan perilaku budaya.

“Esensi dari revolusi industri 4.0 adalah revolusi budaya, revolusi manusia dalam berbagai aspek kehidupannya. Tidak hanya revolusi di bidang teknologi saja, tetapi revolusi perilaku sosial dan perilaku budaya,” kata Menristekdikti dalam seminar Penguatan Kapasitas Pemimpin Indonesia Session 3 guna menghadapi perubahan era revolusi industri 4.0, bertema “Inovasi untuk Indonesia yang lebih baik” yang digagas Lemhannas di Jakarta, Senin (3/12).

Menurut dia, revolusi industri 4.0 membawa berbagai perubahan bagi kehidupan masyarakat, yang dicerminkan dalam sistem siber, dan kemajuan teknologi informasi. Namun, penggunaan teknologi informasi yang tidak baik, dapat mendistorsi kehidupan masyarakat Indonesia. Salah satunya, penyebaran informasi hoaks yang masif. Oleh karena itu, Nasir mengingatkan agar menggunakan teknologi informasi secara baik dan meningkatkan jaringan yang luas bagi masyarakat Indonesia.

“Mari kita lihat perubahan (revolusi industri) tersebut sebagai peluang untuk melakukan perubahan bagi Indonesia yang lebih baik,” katanya. Mohammad Nasir juga mengajak seluruh kementerian melakukan inovasi dan kreatifitas dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Saya harap revolusi industri bisa berikan kemaslahantan bagi umat manusia dan tetap berpedoman pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

 

Ant.

Artikel ini ditulis oleh: