Jakarta, Aktual.co — Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan beberapa proyek infrastruktur akan dimulai tahun ini. Menurutnya, proyek yang akan dimulai dari Adhi Karya adalah kereta layang lightrail train dengan total investasi sebesar Rp9 triliun.
“Kereta itu rencananya akan melayani Bekasi-Jakarta, Bogor-Jakarta, dan Tangerang-Jakarta. Sebentar lagi dengan selesainya nomenklatur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) kita dapat dari yang diprogramkan,” ujar Rini di Kementerian Keuangan Jakarta, Selasa (28/4).
Lebih lanjut dikatakan dia, proyek selanjutnya adalah pembangunan jalan Bakauheni dan Palembang-Indralaya dengan total proyeknya sebesar Rp40 triliun.
“Jadi memang banyak sekali aktivitas pembangunan yang akan dilakukan oleh BUMN, yang tahun ini proyeknya dimulai segera, totalnya akan sebesar Rp300 triliun.”
Dengan selesainya right issue Aneka Tambang di bulan Juni, kata dia, maka dana tersebut akan dipakai menjadi bagian dari pembangunan ferronickel di Halmahera dan processing emas di Gresik, dengan total investasi Rp18.5 triliun.
“Dan Waskita Karya bersama Jasa Marga akan membangun jalan tol Solo-Kertasono yang itu akan menelan biaya Rp15 triliun,” jelasnya.
Rini juga mengatakan bahwa pada Juni ini semua proyek membutuhkan dana total sebesar Rp100 triliun, salah satu yang paling besar yaitu proyek Bakauheni dan Palembang-Indralaya dan port Makassar yang baru.
“Dan PLTU tambang, dan kabel laut lisrik diantara Sumtera Jawa dan transmisi TransSumatera jadi mungkin itu,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















