Jakarta, Aktual.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan kebijakan mudik Lebaran 2026 yang lebih terjangkau melalui pemberian diskon tarif transportasi darat, laut, dan udara menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menegaskan pemerintah menyiapkan anggaran khusus hingga Rp911,16 miliar untuk menekan biaya perjalanan masyarakat.

“Pada libur hari besar nasional tahun ini, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN,” kata Airlangga saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Stimulus transportasi tahun ini menyasar hampir seluruh moda utama agar manfaatnya dirasakan secara merata. Pemerintah juga menargetkan jutaan penumpang dapat memanfaatkan potongan tarif selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Dari sisi kesiapan transportasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh sarana dan prasarana telah dipersiapkan secara menyeluruh. Kementerian Perhubungan, kata dia, telah melakukan uji kelaikan pada moda darat, laut, udara, dan kereta api, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait kondisi jalan.

Tak hanya itu, Kementerian Perhubungan juga melengkapi kebijakan diskon dengan program mudik gratis. Pemerintah menyiapkan ratusan bus ke puluhan provinsi serta tiket gratis untuk angkutan darat dan kereta api guna menekan beban biaya masyarakat.

“Mudik gratis kami siapkan untuk 34 provinsi dengan 401 bus, ditambah tiket gratis bagi puluhan ribu penumpang,” ujar Dudy dalam kesempatan yang sama.

Pemerintah berharap rangkaian kebijakan ini dapat meringankan beban biaya masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Stimulus transportasi ini juga diharapkan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal awal tahun.

Adapun rincian diskon dan stimulus transportasi mudik Lebaran 2026 sebagai berikut:

  1. Kereta api (PT KAI): diskon 30 persen untuk perjalanan 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
  2. Angkutan laut (PT Pelni): diskon 30 persen pada periode 11 Maret–5 April 2026 bagi 445 ribu penumpang.
  3. Penyeberangan (ASDP): diskon 100 persen biaya jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026 untuk 945 ribu kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
  4. Angkutan udara: diskon 17–18 persen untuk penerbangan domestik kelas ekonomi pada 14–29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang.

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi