Jakarta, Aktual.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih secara serentak di 171 daerah yang mengikuti laga Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2018. Kegiatan pemutakhiran data daftar pemilih ini digelar dan serentak dilakukan mulai ini hari dengan sistem door to door ke rumah penduduk.
“Yang disasar pertama dalam gerakan Coklit ini adalah figur publik seperti pejabat pemerintah, anggota dewan, tokoh masyarakat, artis,” kata Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, seperti dikutip Bisnis.com, Sabtu (20/1).
Sejumlah tokoh dan artis, musisi yang tinggal di Jawa Barat, yang menjadi sasaran coklit yakni Iwan Fals, Syahrini, hingga Presiden RI ke 6 Soesilo Bambang Yudhoyono di Bogor.
Sementara itu menurut Ketua KPU RI Arief Budiman Gerakan Coklit serentak ini melibatkan seluruh stakeholder yang meliputi 7 komisioner KPU tingkat pusat, 155 komisioner di tingkat provinsi, 1.905 komisioner tingkat kabupaten/kota, 27.820 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 193.602 Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta 385.791 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).
Mereka akan terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada serentak, yang meliputi 5.564 kecamatan, 64.534 desa/kelurahan, dan kurang lebih 385.791 TPS.
“Kalau semua bergerak, maka dengan target satu orang PPDP melakukan Coklit di lima rumah pada hari itu, maka akan ada 1.928.955 rumah yang akan dilakukan Coklit secara serentak,” jelas dia.
KPU pun menargetkan Gerakan Coklit sejuta rumah ini bisa memecahkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs















