Jakarta, aktual.com – Perguruan Tinggi Ilmu al-Quran (PTIQ) dan Institut Ilmu al-Quran (IIQ) mengadakan wisuda Sarjana, Magister dan Doktor tahun 2022, total hadirin yang di wisuda dari berbagai jurusan dan fakultas yaitu 794 wisudawan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor PTIQ, Prof Nasaruddin Umar menyampaikan beberapa poin salah satunya yaitu Institut PTIQ akan beralih status menjadi Universitas dalam waktu dekat.

“Pertama, di tahun 2022 ini Institut PTIQ telah mengajukan alih status dari Institut ke Universitas yang inshaAllah SK (surat keputusan) menjadi universitas dalam waktu dekat segera turun. Menjadi universitas menjadi sebuah keharusan bagi Institut PTIQ Jakarta. Hal ini didasarkan pada cita-cita Institut PTIQ Jakarta untuk menjadi pusat pengaderan ulama Al-Qur’an dunia,” ucapnya, JCC Senayan, Jakarta, Selasa (15/11) kemarin.

Selain itu PTIQ/IIQ menurutnya, telah mendapatkan pencapaian kualitatif dan kuantitatif yang sangat signifikan dibuktikan dengan banyaknya prestasi internasional yang semakin meningkat dan juga dihadiri oleh Prof. Dr. Imam Muhammad Bashar Arafat, Associate Professor of Religious Studies di Maryland University dan imam besar di John Hopskins University, dan berbagai Lembaga yang dipimpinnya di AS.

“Pencapaian prestasi kuantitatif dan kualitatif semakin besar. Banyak sekali public figurenya banyak. karena kita liat prestasi internasionalnya semakin banyak dan kepercayaan internasionalnya juga semakin banyak dibuktikan dengan kehadiran Professor terkenal dari Amerika Serikat yang menyebarkan paham-paham moderat di Amerika,” ungkapnya.

Kemudian ia mengatakan PTIQ akan mengajukan pembukaan Program PSDKU yang akan dibentuk di Provinsi Maluku Utara.

“Institut PTIQ Jakarta sedang mengajukan untuk membuka PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama) dengan Provinsi Maluku Utara (tepatnya di Kota Sofifi), kebetulan Gubernur Maluku Utara juga hadir pada acara wisuda kali ini,” ucapnya.

(Rizky Zulkarnain)