Jakarta, Aktual.com – Pandemi Covid-19 membuat sektor penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ikut terdampak. Hal ini terlihat dari beberapa Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang tidak beroperasi sejak awal pandemi.

Salah seorang penjaga di PT Deka Perkasa Adidaya di jalan Otista III, Jakarta Timur, Dani mengaku tempat ia bekerja sudah tidak ada lagi aktivitas. Terhitung sejak awal pandemi pada Maret 2020 silam.

“Di kantor sepi, nggak ada aktivitas sama sekali. Sudah hampir setengah tahun mungkin. Semua karyawan di rumah sampai waktu yang tidak diketahui,” ujarnya kepada redaksi Aktual.com, Senin (24/8).

Sementara itu, tim redaksi Aktual.com juga melakukan penelusuran ke sejumlah P3MI di wilayah Jakarta Timur dan Selatan. Hasilnya, dari 5 P3MI yang dikunjungi, semuanya tutup. Tak ada aktivitas perkantoran sama sekali.

Bahkan, salah satu P3MI yaitu PT Bintang Lima Brata di bilangan Kalibata Jakarta Selatan nampak sudah roboh. Menurut penuturan warga sekitar, kantor itu sudah pindah namun tak diketahui alamat barunya.

Adapun, kelima P3MI yang disambangi yakni PT Abul Pratamajaya, PT Aji Ayahbunda Sejati, PT Abunimah Sejahtera Utama, PT Bintang Lima Brata, dan PT Deka Perkasa Adidaya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan kebijakan untuk membuka kembali penempatan PMI lewat Keputusan Menteri No 294 Tahun 2020. Namun peraturan tersebut dinilai belum sesuai dengan harapan para pelaku usaha penempatan PMI.

“Selama ini, 14 negara itu bukan tujuan utama. Jadi kalau hanya 14 negara tersebut, belum sesuai dengan harapan kami,” kata salah satu pelaku usaha P3MI, Ahmad Faisol, Sabtu (1/8) lalu.

(A. Hilmi)