Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat nilai ekspor daerah tersebut pada September 2014 meningkat 99,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya akibat dimulainya pengiriman konsentrat tembaga PT Newmont Nusa Tenggara.

“PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), sebelumnya sempat tidak ada kegiatan produksi selama beberapa bulan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Wahyudin, di Mataram, dikutip Rabu (5/11).

Seperti diberitakan, PT NNT mengurangi kegiatan operasionalnya hingga menghentikan kegiatan tambang tembaga dan emas di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, mulai 1 Juni 2014, sebagai konsekuensi dari kebijakan pelarangan ekspor konsentrat oleh pemerintah Indonesia.

Namun, Newmont yang beroperasi di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, sudah menerima izin ekspor dan melakukan pengapalan konsentrat tembaga pada September 2014.

Wahyudin mengatakan, ekspor konsentrat tembaga PT NNT memberikan kontribusi sebesar 46,37 juta dolar Amerika Serikat (USD), atau 99,30 persen dari total nilai ekspor NTB pada September 2014 yang mencapai mencapai 46,69 juta USD.

“Seluruh konsentrat tembaga produksi Newmont itu diekpor ke Korea Selatan,” ujarnya.

Selain konsentrat tembaga, kata dia, jenis produk NTB lainnya yang diekspor adalah garam, belerang dan kapur senilai 110.738 USD, buah-buahan senilai 62.450 USD, perabot, penerangan rumah senilai 53.013 USD.

()

(Eka)