Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin belum beranjak dari zona merah, seiring masih berlanjutnya aksi jual yang menekan pergerakan IHSG. Berbalik melemahnya laju bursa saham AS berimbas negatif pada laju bursa saham Asia, termasuk IHSG.
“IHSG tidak mampu melepaskan diri dari tekanan jual. Di sisi lain, meski laju Rupiah masih di zona merah, negatifnya laju bursa saham Asia, dan posisi asing yang masih jualan. Namun, dapat diimbanginya dengan mulai adanya aksi beli sehingga membuat IHSG mampu berbalik naik di akhir sesi meski belum sampai ke teritori positif,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada perdagangan Rabu (29/4) IHSG diperkirakan berada pada rentang support 5.150-5.172 dan resisten 5.252-5.264. Menurutnya, laju IHSG terlihat mencoba berbalik naik seiring dengan mulai adanya aksi beli meskipun belum terlalu besar.
“Apalagi ternyata IHSG masih menyimpan utang gap di 5.069-5.076 dan 5.113-5.125 dan imbas dari pelemahan Rupiah jelang pertemuan The Fed. Meski kami berharap untuk rebound namun demikian, tetap cermati rilis sentimen-sentimen,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh: