Jakarta, Aktual.co —PT. Transjakarta akan memberlakukan e-ticketing di seluruh koridor bus Transjakarta mulai November mendatang, seperti yang sudah diterapkan pada koridor I bus Transjakarta rute Blok M-Kota.
Dirut Transjakarta, Antonius NS Kosasih mengatakan pemberlakuan e-ticketing akan dilakukan secara bertahap.
Koridor 8 dan 9 akan dilakukan di 1 November, Koridor 2 dan 3 akan dilakukan 22 November, Koridor 5 dan 7 akan dilakukan 29 November, dan Koridor 10, 11, dan 12 akan dilakukan pada 13 Desember. 
Sedangkan Koridor 4 dan 6 akan diberlakukan sistem e-ticketing juga. Namun masih menunggu proses pengadilan antara Bank DKI dengan vendor PT Megah Prima Mandiri selesai.
“Jadi sebelum tahun ini berakhir hampir seluruh koridor sudah full e-ticketing. Tidak terima uang tunai lagi, kecuali koridor 4 dan 6 karena masih ada sengketa antara Bank DKI dan PT MPM,” ujar Antonius di Balaikota DKI, Rabu (22/10).
Dia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan kasus tersebut akan selesai. Namun ditegaskannya e-ticketing akan segera diberlakukan jika proses pengadilan sudah selesai.
Terkait rencana penerapan e-ticketing, PT. Transjakarta akan mulai menyosialisasikannya dengan memasang poster. 
Dengan pemberlakuan e-ticketing, dia berharap bisa mengurangi antrean di loket halte Transjakarta. 
Penerapannya juga tetap menggandeng enam bank. Yaitu Bank DKI JakCard, Mandiri e-Money, BCA Flazz, BNI Tapcash, BRI Brizzi atau Bank Mega MegaCash. 
Dengan pemberlakuan sistem ini tarif busway juga tidak berubah. “Setiap penumpang tetap dikenakan tarif Rp 3.500.”

()