Jakarta, Aktual.co — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta masih lama, yakni tahun 2017 mendatang. Namun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Gerindra DKI Jakarta sudah mulai menggenjot mesin partainya untuk memenangkan kader yang diusungnya di pilkada 2017.

Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta Mohammad Taufik mengatakan Partai Gerindra tidak akan mengulangi pengalaman pahit, seperti yang terjadi di Pilkada Jakarta 2012 lalu ketika partai bersutan Prabowo Subianto ini mengusung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Wakil Gubernur.

“Kesalahan besar Gerindra ketika pilkada lalu adalah mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bukan kader asli Gerindra. Setelah berhasil Ahok menjadi wakil gubernur (wagub). Dia (Ahok) lupa sama Gerindra,” ujar Taufik dihadapan seluruh pimpinan DPC dan PAC Gerindra se-Jakarta di Jakarta Pusat, Minggu (26/4)

Taufik menegaskan, di pilkada 2017 Partai Gerindra harus bisa menang secara total.

“Setelah pulang dari acara rapimda ini, seluruh kader tidak boleh diam. Harus mulai konsolidasi internal maupun ekternal, yakin kita akan menang,” tegas Taufik

Taufik pun membocorkan dalam pilkada 2017 partai Gerindra akan mencalonkan kader yang benar-benar lahir dari partai Gerindra. Namun ketika ditanya siapakah kader partai Gerindra yang akan diusung partai berlogo burung garuda dalam pilkada 2017 kelak. Taufik enggan membeberkan lebih lanjut.

“Yang pasti kader dari partai kita sendiri,” jawabnya

Artikel ini ditulis oleh:

Eka