Jakarta, Aktual.co —Jembatan lama di Jalan Rawa Jati yang menghubungkan wilayah Kalibata dengan Cililitan melintasi Sungai Ciliwung, saat ini kondisinya memprihatinkan dan membahayakan kendaraan yang melewatinya.
Dari pengamatan Aktual.co, dengan lebar jalan yang sempit jika dari arah Kalibata, di sisi kiri jembatan lama itu tak dilengkapi pagar pengaman yang memadai. Terlihat pagar hanya dibuat sekedarnya dari bambu yang diikat tali rafiah dan diletakkan begitu saja di atas beton setinggi 50 cm yang diletakkan berjarak satu meter.
Padahal, sekitar lima meter di bawahnya mengalir Sungai Ciliwung. Abah Epan (58) seorang warga sekitar, mengatakan kalau jembatan lama itu sempat didengarnya mau dibongkar.
“Tapi ga tau kapan. Waktu itu sempat ada orang Dinas yang datang melihat dan mengontrol. Saya tanya katanya mau dibongkar,” ujar salah satu tokoh masyarakat Rawa Jati itu saat ditemui Aktual.co, Jum’at (5/12).
Sedangkan mengenai kondisi pagar pembatas yang rawan kecelakaan, Epan mengatakan meskipun kondisinya ala kadarnya, tapi sampai saat ini masih aman. “Alhamdulillah ga ada kejadian pengendara yang kecemplung ke kali,” ungkapnya.
Salah satu pengguna jalan, Warnadi (27) yang selalu melewati jembatan itu dengan mengendarai sepeda motor juga mengatakan kalau dirinya sudah ‘hafal’ dengan jalan itu. Sehingga tidak mungkin tercebur ke kali. 
“Ya agak ngeri juga, tapi kita hati-hati saja, kalau yang biasa lewat sini pasti berhati – hati,” kata pria asal Pasar Minggu tersebut.
Kondisi jalan yang sempat mengalami pembongkaran untuk pembangunan fly over tersebut saat ini seperti dibiarkan rusak. Dilihat dari bentuk jalanan yang terpotong setengah.
Ketimbang harus menunggu jatuhnya korban, dia pun menyarankan jalan itu segera diperbaiki. Atau minimal dibangun pagar sehingga pengendara bisa aman.

Artikel ini ditulis oleh: