11 April 2026
Beranda blog Halaman 294

Menteri KKP Pingsan di Depan Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat

Jakarta, aktual.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono tak sadarkan diri dalam upacara penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Dikutil dari Antara kejadian tersebut di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (25/1), Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono jatuh tak sadarkan diri dalam prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat dari keluarga untuk negara.

“Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Muhamad Hidayat, kakak dari Alm. Ferry, ketika menyerahkan jenazah korban ATR sebelum Menteri KKP tak sadarkan diri.

Setelahnya, suara berdebam terdengar menggema di dalam auditorium, disusul oleh keriuhan peserta upacara.

Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan lantas mengambil posisi untuk menggantikan Menteri Trenggono sebagai inspektur upacara.

Seusai upacara, Didit menyampaikan bahwa Trenggono sudah sadar.

“Sudah sadar, tidak apa-apa. Dia kecapekan,” ujar Didit.

Upacara yang digelar di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, merupakan penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang gugur saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1).

Berdasarkan siaran pers resmi TNI yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan bahwa penemuan korban merupakan hasil pencarian tim SAR gabungan sejak Sabtu (17/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

BPKH Ungkap Pastikan Nilai Tukar Rupiah Tidak Pengaruhi Haji

Jakarta, aktual.com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak berdampak signifikan terhadap pembiayaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah mengatakan asumsi kurs yang digunakan dalam perencanaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih berada di level Rp16.500 per dolar AS.

“Kalau dari kami, asumsi kurs yang digunakan memang Rp16.500. Alhamdulillah, tim keuangan BPKH sudah bergerak cepat sejak tahun lalu dengan mengumpulkan kebutuhan dalam mata uang dolar AS,” ujar Fadlul di Yogyakarta, Minggu.

Ia menjelaskan BPKH saat ini telah memiliki persediaan valuta asing yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pembayaran haji, sehingga tidak terdampak oleh fluktuasi kurs jangka pendek.

Fadlul juga meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai BPKH yang disebut tidak memiliki cadangan dolar AS. Menurut dia, pada tahun-tahun sebelumnya BPKH memang menghadapi kendala regulasi dalam pembelian valuta asing dalam jumlah besar.

“Dulu setiap pembelian valas dalam jumlah besar harus dilaporkan ke Bank Indonesia dengan underlying tertentu. Setelah kami berkoordinasi, Bank Indonesia kini memahami kebutuhan rutin BPKH setiap tahun yang nilainya sekitar Rp18-20 triliun,” katanya.

Dari total kebutuhan tersebut, sekitar 80 persen berbentuk mata uang asing, yakni dolar AS dan riyal Arab Saudi. Dengan pemahaman tersebut, Bank Indonesia memberikan fleksibilitas kepada BPKH untuk melakukan pembelian dolar secara bertahap tanpa harus menyampaikan laporan underlying di awal.

“Sekarang kami justru lebih siap karena persediaan sudah kami amankan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dengan kesiapan tersebut, BPKH memastikan pelemahan rupiah tidak akan mengganggu pembiayaan dan penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI mewanti-wanti agar BPKH mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya akibat fluktuasi nilai tukar rupiah.

Fluktuasi nilai tukar Rupiah berpengaruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji karena pembayaran haji menggunakan tiga mata uang yang terdampak apabila terjadi ketidakpastian ekonomi global.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Denny JA Donasikan Seluruh Dana BRICS Literature Award 2025 untuk Pengembangan Sastra Dunia

Direktur Eksekutif Penghargaan BRICS, Aleksander Okstovich, didampingi Direktur Eksekutif BRICS Literature Network, Vadim Terekhin, serta Koordinator BRICS Mesir, Douha Mostafa, secara simbolis menyerahkan penghargaan bertepatan dengan peresmian BRICS Literature Award di Hall Internasional Pameran Buku Internasional Kairo. Aktual/HO

Penulis asal Indonesia, Denny JA, mendonasikan seluruh dana yang diterimanya dari BRICS Literature Award 2025 untuk pengembangan sastra dunia melalui Denny JA Foundation. Donasi itu diberikan secara penuh, bukan sebagian dan bukan bersifat simbolik.

Keputusan tersebut disampaikan bertepatan dengan peresmian BRICS Literature Award yang untuk pertama kalinya digelar pada akhir Januari 2026 di Kairo, Mesir. Penghargaan secara resmi diserahkan pada 24 Januari 2026 di Hall Internasional Pameran Buku Internasional Kairo.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Direktur Eksekutif Penghargaan BRICS, Aleksander Okstovich, didampingi Direktur Eksekutif BRICS Literature Network, Vadim Terekhin, serta Koordinator BRICS Mesir, Douha Mostafa.

BRICS Literature Award perdana ini diberikan kepada dua sastrawan terpilih melalui pemungutan suara dewan juri profesional internasional. Proses seleksi berlangsung berlapis dan lintas benua. Dimulai dari pengumuman lebih dari 30 nama dalam daftar panjang di Brasil, dilanjutkan dengan 10 nominasi daftar pendek di Jakarta, dan berpuncak pada penetapan dua pemenang terbaik yang diumumkan di Rusia.

Salah satu penerima penghargaan utama adalah Salwa Bakr, sastrawan terkemuka asal Mesir yang menulis dalam bahasa Arab. Ia telah menghasilkan tujuh novel, tujuh kumpulan cerpen, serta sebuah drama. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dunia, termasuk sejumlah bahasa Eropa. Dalam sastra Arab, Salwa Bakr dikenal sebagai suara perempuan yang kuat, jujur, dan berani menghadapi realitas sosial.

Selain penghargaan utama, BRICS juga memberikan penghargaan khusus “Untuk Inovasi di Bidang Sastra” kepada Denny JA. Penghargaan ini dianugerahkan atas kontribusinya dalam mengembangkan puisi esai, sebuah genre sastra yang memadukan riset faktual, empati kemanusiaan, dan kekuatan bahasa liris.

Dalam sambutannya, Vadim Terekhin menegaskan bahwa penganugerahan BRICS Literature Award pertama ini merupakan sinyal penting bahwa sastra negara-negara BRICS akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari ruang budaya global. Ia berharap penghargaan kepada Salwa Bakr dan Denny JA menjadi awal dari perjalanan panjang menuju pengakuan yang lebih luas di panggung sastra dunia. Karya para pemenang direncanakan akan diterjemahkan ke dalam sepuluh bahasa.

Denny JA dikenal luas di berbagai ruang kehidupan publik. Sebagai konsultan politik, ia tercatat ikut memenangkan lima pemilihan presiden secara berturut-turut. Sementara sebagai Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi, laporan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi mencatat total kekayaannya melampaui Rp3 triliun.

Namun, di luar jabatan dan pengaruh tersebut, Denny JA memilih menekuni dunia sastra sebagai jalur pengabdian jangka panjang. Ia dikenal sebagai penulis lintas bidang sekaligus pencipta genre puisi esai. Genre ini tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga melintasi batas negara dan melahirkan Festival Puisi Esai ASEAN yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima di Malaysia.

Dalam konteks itulah, keputusan Denny JA mendonasikan seluruh dana BRICS Literature Award 2025 dinilai memiliki makna moral yang kuat. Dana tersebut sepenuhnya disalurkan melalui Denny JA Foundation untuk mendukung pengembangan sastra dunia.

“Bukan untuk menambah kekayaan, bukan untuk simbol pribadi, melainkan untuk memastikan sastra terus hidup, terus bereksperimen, dan terus berpihak pada kemanusiaan,” demikian inti pernyataan yang disampaikan dalam pidato penerimaan penghargaan.

Karena agenda internasionalnya di World Economic Forum, Denny JA tidak hadir langsung di Kairo. Ia diwakili oleh Sastri Bakry, Koordinator Sastra BRICS Indonesia, yang membacakan pidato penerimaan penghargaan atas namanya.

Dalam pidato tersebut, Denny JA mengajak dunia sastra untuk tidak menjadikan satu penghargaan sebagai satu-satunya kompas. Ia menegaskan bahwa BRICS Literature Award bukan dimaksudkan untuk menggantikan atau menggulingkan Hadiah Nobel, melainkan untuk melengkapinya.

“Sastra adalah percakapan tanpa pusat. Setiap bahasa, setiap luka, dan setiap keindahan jiwa manusia memiliki hak untuk didengar,” demikian salah satu pesan yang disampaikan.

Dengan donasi penuh atas dana penghargaan tersebut, Denny JA menegaskan bahwa sastra bukan semata prestasi individu, melainkan ekosistem bersama yang harus dirawat, dipelihara, dan diwariskan.

Dari Kairo, kota yang menjadi saksi awal peradaban tulis manusia, sebuah pesan disampaikan kepada dunia:
sastra hidup bukan karena penghargaan, melainkan karena ada yang memilih memberi, bukan menyimpan.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Wahab Talaohu: Ketegasan Presiden Prabowo Cabut HGU Sugar Group Terobosan Pulihkan Wibawa Negara

Jakarta, aktual.com – 98 Resolution Network mendukung kebijakan Presiden Prabowo yang dijalankan secara berani oleh Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mencabut sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) anak usaha PT Sugar Group Companies (SGC). HGU yang dicabut tersebut berdiri di atas lahan seluas 85.244,925 hektare di Tulang Bawang Provinsi Lampung, demikian bunyi rilis 98 Resolution Network yang disampaikan oleh Wahab Talaohu.

“Kami yakin kebijakan sangat berani mencabut HGU milik Sugar Group tersebut pasti menghadapi tekanan dari delapan penjuru mata angin. Menteri Nusron pasti ditekan berbagai pihak dengan cara halus maupun keras. Namun, menurut kami, wibawa dan fungsi negara harus dipulihkan kembali. Negara jangan sampai kalah ketika berhadapan dengan kaum serkahnomic”, ujar Wahab yang merupakan salah satu permrakarsa 98 Resolution Network.

Menurut Wahab kebijakan mencabut HGU milik PT. SGC tersebut adalah amanat Konstitusi Pasal 33 UUD 1945. Kebijakan tersebut juga sejalan dengan jiwa dan semangat gerakan reformasi mahasiswa tahun 1998. Kita telah mencapai demokratisasi politik sepanjang 27 tahun reformasi, sudah waktunya bersama Presiden Prabowo kita menata dan membangun demokrasi ekonomi, yang dimulai dari penataan kempemilikan lahan yang selama ini terkosentrasi kepemilikannya pada segilintir kaum serakahnomic.

Wahab mendukung langkah Menteri Nusron yang sudah sangat tepat dalam mewujudkan perintah Presiden Prabowo dalam memulihkan atau mengambilalih kembali asset negara yang dikuasai segelintir kaum serakahnomic.

“Setelah kami pelajari kebijakan pencabutan HGU anak usaha PT SGC tersebut berdiri di atas landasan yang kuat, kerena merupakan tindak lanjut dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang dilakukan secara bertahap sejak tahun 2015, 2019, dan 2022. Selain itu lahan tersebut terbukti berada di atas tanah milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) cq. TNI Angkatan Udara (AU), yaitu wilayah Lanud Pangeran M. Bunyamin”, ujar Wahab yang merupakan putra Ambon.

Wahab mengatakan langkah tegas tersebut sangat dibutuhkan mengingat status lahan merupakan asset strategis negara yang hanya boleh dikelola untuk kepentingan negara dan bukan untuk kepentingan individu atau korporasi, sehingga perlu ada penegakan hukum agar ada kepastian keadilan dan kemanfatan hukum yang sejalan dengan nilai-nilai keadilan sosial di dalam Pancasila.

“Setelah pencabutan HGU oleh Kementerian ATR/BPN, tindak lanjut berikutnya berupa pengusutan/ penyelidikan baik oleh Kejaksaan maupun KPK terkait penerbitan HGU di atas asset negara strategis tsb.
Law Enforcement akan ditegakan agar menjadi preseden positive dan menghadirkan kepercayaan publik atas kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah, tegas Wahab.

Wahab berpendapat demi menghindari sengketa agraria maka Kementerian ATR dan BPN akan melakukan pengukuran ulang dan penataan administrasi. Maksudnya agar lahan tersebut kembali sepenuhnya kepada negara di bawah penguasaan TNI AU untuk difungsikan sesuai kepentingan negara”, lanjut Wahab menjelaskan.

Wahab mengatakan lahan ini merupakan lahan produktif dan telah menyerap banyak lapangan kerja, sehingga dari sisi asas kemanfaatan dan keberlanjutan akan diserahkan ke Danantara untuk dikelola semakin produktif.

“Pemerintahan Prabowo akan memitigasi dampak lanjutan dari kebijakan tersebut, terutama mencegah terjadinya pengangguran. Kami yakin arah Pemerintah Prabowo ditujukan untuk melindungi kepentingan dan hak rakyat untuk bekerja , terutama untuk mendukung program pangan strategis Presiden Prabowo”, tutup Wahab.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Ahmad Ali Luruskan Tafsir Pemberitaan soal Pernyataannya dalam Podcast

Jakarta, aktual.com – Ahmad Ali meluruskan berbagai tafsir yang berkembang terkait pernyataannya, dalam dua podcast yang belakangan dikutip secara parsial oleh sejumlah media.

Dalam dua podcast tersebut, Ahmad Ali secara konsisten membahas hubungan baik antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Jokowi serta kesinambungan kepemimpinan nasional yang saat ini tercermin dalam duet Prabowo, Gibran Rakabuming Raka

Judul pemberitaan yang beredar berpotensi menimbulkan asumsi berbeda dari isi pembahasan sebenarnya, karena tidak mencerminkan keseluruhan konteks percakapan yang disampaikan Ahmad Ali.

“Kalau podcast itu ditonton secara utuh, saya sama sekali tidak sedang bicara soal menjadikan Mas Gibran sebagai lawan politik Pak Prabowo,” ujar Ahmad Ali.

Penegasan soal Gibran

Dalam podcast tersebut, Ahmad Ali justru menegaskan bahwa Gibran merupakan Wakil Presiden dengan potensi dan kapasitas yang sangat kuat.

“Mas Gibran punya pengalaman, punya akar rumput, dan punya dedikasi kerja. Itu kualitas yang nyata,” kata Ahmad Ali.

Ia juga menekankan bahwa Prabowo tidak mungkin menggandeng Gibran jika tidak melihat potensi dan kecocokan dalam bekerja untuk bangsa.

“Pak Prabowo tentu tidak akan memilih pendamping yang tidak punya kapasitas. Kalau hari ini Mas Gibran mendampingi beliau, itu karena dinilai mampu dan punya potensi,” lanjutnya.

Fokus Kerja, Bukan Spekulasi 2029

Ahmad Ali juga menegaskan bahwa pembahasan dalam podcast tersebut bukanlah spekulasi politik Pilpres 2029, melainkan penekanan pada fokus kerja pemerintahan ke depan.

“Pak Prabowo ingin bekerja untuk Indonesia. Beliau belum memikirkan 2029. Soal politik ke depan, itu nanti saja kita lihat,” tegas Ahmad Ali.

Ahmad Ali menegaskan bahwa substansi dua podcast tersebut adalah penguatan kerja sama, kesinambungan kepemimpinan, dan fokus pada kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, bukan membuka ruang spekulasi atau konflik politik.

PSI berharap media dan publik dapat melihat pernyataan tokoh politik secara utuh dan proporsional, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung pada narasi yang keliru.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Lima Armada Pesawat Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta dan Jabar

Sumber: ANTARA
Sumber: ANTARA

Jakarta, aktual.com – Merespon peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Daerah Khusus Jakarta dan Jawa Barat yang dikeluarkan oleh BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC). Operasi mitigasi risiko bencana hidrometeorologi basah ini dilaksanakan terpadu dengan kerja sama lintas lembaga yaitu dengan BMKG, BPBD DKI Jakarta, BPBD Jawa Barat, dan TNI Angkatan Udara.

Operasi modifikasi cuaca merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna mereduksi curah hujan tinggi yang diperkirakan mengguyur wilayah Jawa Barat dan Jakarta pada periode dasarian kedua dan ketiga bulan Januari 2026.

Operasi modifikasi cuaca area Jakarta dan Jawa Barat telah dilaksanakan sejak 12 Januari 2026 dengan mengerahkan dua unit pesawat. BNPB mengerahkan Cessna Carravan PK-JVH dan BPBD DKI Jakarta mengerahkan CASA 212 A-2105. Keduanya beroperasi dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Untuk mengoptimalkan pengendalian curah hujan, sejak 23 Januari 2026 BNPB melakukan penebalan dukungan armada udara dengan penambahan tiga unit pesawat Carravan yaitu PK-YNA, PK-SNG, dan PK-SNK. Khusus PK-SNK, operasi dilaksanakan dari Lanud Hussein Sastranegara di Bandung untuk meng-cover wilayah hulu.

Dengan demikian, saat ini total sebanyak lima armada yang dikerahkan untuk mengamankan langit Jakarta dan Jawa Barat. Operasi ini juga dapat diperluas ke wilayah Provinsi Banten apabila terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem.

Per Jumat (23/1), total sorti penerbangan lima armada pesawat sebanyak 70 sorti dengan bahan semai yang telah ditaburkan sebanyak 43,8 ton Natrium Klorida (NaCl) dan 20,6 ton Kalsium Oksida (CaO).

OMC Sumatra dan Jawa Tengah

Hingga Sabtu (24/1) BNPB juga masih melaksanakan operasi modifikasi cuaca di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Jawa Tengah.

Di provinsi terdampak banjir dan longsor Sumatra, BNPB menyiagakan masing-masing provinsi satu unit pesawat. Base operasi OMC Sumatra antara lain Lanud Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Kualanamu (Medan), dan Bandara Internasional Minangkabau (Padang).

Sementara itu untuk operasi penanganan darurat Jawa Tengah, dua unit pesawat Carravan dengan base operasi di Lanud Ahmad Yani Semarang.

Operasi modifikasi cuaca di wilayah tersebut merupakan operasi pengeringan wilayah terdampak banjir dan longsor dengan tujuan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana seperti perbaikan tanggul, pembersihan lingkungan, dan pembangunan huntara.

Peringatan Dini Cuaca Dasarian Dua dan Tiga Januari 2026

Berdasarkan rilis BMKG, pada dasarian tiga Bulan Januari, hujan akan terjadi cukup merata di beberapa daerah di Indonesia.

Wilayah yang diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori Menengah (50-150 mm per dasarian) antara lain:
Sumatra Barat, jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Sementara itu, wilayah yang akan mengalami hujan kategori tinggi (150-300 mm per dasarian) antara lain Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Peringatan curah hujan dengan kategori sangat tinggi (lebih dari 300 mm per dasarian) antara lain di Maros, Sulawesi Selatan.

BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas dan juga peringatan dini cuaca ekstrem melalui sumber yang terpercaya.

Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, hendaknya meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyimpan barang berharga di tempat yang lebih aman, menyiapkan tas siaga bencana, dan menentukan titik evakuasi keluarga.

Kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lereng atau tebing yang berisiko longsor hendaknya meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi dinilai tidak aman.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain