9 April 2026
Beranda blog Halaman 302

Kemnaker Disorot Jadi Ladang Mafia Ketenagakerjaan, DPR Minta Bersih-bersih hingga Daerah

Kantor Kementerian Tenaga Kerja di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Maraknya kasus korupsi yang berlangsung sejak lama dan dilakukan oleh pegawai biasa hingga pejabat Eselon 1 di Kemnaker dinilai sebagai pola kerja mafia. Kemnaker pun dianggap sebagai ladang mafia di sektor ketenagakerjaan Foto: Ist

Jakarta, aktual.com – Dugaan praktik mafia ketenagakerjaan di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) kembali menuai sorotan setelah KPK mengungkap adanya praktik pemerasan dalam perizinan tenaga kerja asing (TKA) yang diduga berlangsung secara sistemik dan lintas periode kepemimpinan menteri.

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani, menilai pengungkapan KPK harus dijadikan pintu masuk untuk membenahi sistem secara menyeluruh, tidak hanya di tingkat kementerian, tetapi juga di daerah.

“KPK tentu lebih tahu apa yang harus dilakukan. Soal TKA ini bukan hanya di Kemenaker,” ujar Irma kepada aktual.com, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Ketika ditanya langkah konkrit yang akan didorong Komisi IX DPR untuk membersihkan sistem perizinan TKA agar tidak lagi rawan korupsi, Irma menegaskan perlunya tindakan tegas tanpa pandang bulu.

“Pertama, mafia yang ada di kementeriannya harus dibasmi. Juga aparat dinas tenaga kerja pemda setempat,” ujarnya.

Baca juga:

Kemnaker Jadi Ladang Mafia Ketenagakerjaan

Ia menilai pembersihan internal menjadi syarat mutlak agar reformasi sistem berjalan efektif.
“Supaya kongkalikong antara perusahaan dan pemda itu bisa dicegah,” lanjut Irma.

Terkait persoalan perizinan TKA, Irma menilai, selama ini menjadi celah besar terjadi korupsi karena ketidaksinkronan antara izin yang dikeluarkan pusat dan realitas di lapangan. Ia pun mempertanyakan akurasi data jumlah TKA yang sebenarnya bekerja di Indonesia.

“Mungkin perlu juga agar pemda bertanggung jawab terhadap keberadaan TKA. Sebetulnya berapa jumlah yang diminta izinnya ke Kemnaker dan berapa fakta yang dipekerjakan oleh perusahaan asing tersebut,” kata dia.

Menurut Irma, lemahnya kontrol di daerah berpotensi membuka ruang praktik kongkalikong antara perusahaan pengguna TKA, oknum birokrasi, dan aparat pengawas ketenagakerjaan. Kondisi inilah yang, menurutnya, membuat praktik mafia sulit diberantas jika hanya menyasar satu institusi.

Komisi IX DPR RI menyatakan akan terus mengawal proses penegakan hukum dan mendorong pembenahan tata kelola ketenagakerjaan secara menyeluruh. Tujuannya, agar layanan perizinan TKA tidak lagi menjadi ruang gelap yang merugikan negara dan mencederai keadilan bagi tenaga kerja nasional.

Baca juga:

KPK: Korupsi Izin TKA Terjadi sepanjang 3 Periode Menteri dari PKB, sejak Cak Imin, Hanif Dhakiri, hingga Ida Fauziah

Menaker Yassierli Bantah Korupsi Perbuatan Oknum bukan Kebijakan Institusi

Terpisah, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli menegaskan, tudingan kementeriannya jadi ladang mafia ketenegakerjaan kurang tepat, karena praktik korupsi terjadi bukan karena kebijakan institusi, melainkan perbuatan oknum yang sudah diproses hukum.

“Ya, kan sudah ditangkap. Itu oknumnya,” ujar Yassierli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, (21/1/2026).

Saat ditanya apakah kasus tersebut menunjukkan adanya pola mafia yang berpotensi terus berulang di Kemnaker, Yassierli membantah. Ia menyatakan kementeriannya kini berada dalam pengawalan ketat KPK.

“Kan sudah kita bereskan. Sekarang KPK sudah membantu kita untuk melakukan pencegahan. KPK juga terlibat memberikan masukan dan ikut mengawal,” katanya.

Yassierli juga menegaskan, keterlibatan KPK tidak hanya sebatas penindakan, tetapi juga menyentuh pembenahan sistem layanan ketenagakerjaan.

“Kasusnya sedang ditangani KPK. Dan tidak hanya itu, KPK juga kita minta dan mereka membantu kita melakukan transformasi layanan tersebut,” ucapnya.

Namun, ketika ditanya langkah konkrit lanjutan yang akan ditempuh Kemnaker untuk memastikan praktik serupa tidak kembali terjadi, Yassierli enggan merinci. “Sudah saya sampaikan,” ujarnya singkat.

Pernyataan Menaker ini muncul di tengah tuntutan publik agar pemerintah tidak hanya berhenti pada penindakan oknum, tetapi juga membuka secara transparan pembenahan sistem agar layanan ketenagakerjaan benar-benar bersih dari praktik percaloan dan korupsi.

Pasalnya, Kemnaker disebut sebagai ladang mafia ketenagakerjaan. Penilaian ini terkait kasus pemerasan terhadap agen TKA yang dilakukan pegawai hingga pejabat eselon 1 di Kemnaker sejak 2010.

Pegiat Antikorupsi Yusuf Sahide menyampaikan hal tersebut kepada aktual.com, Kamis (15/1/2026).

“Kasus pemerasan terhadap agen TKA yang dilakukan pegawai hingga pejabat Kemnaker sejak 2010 menunjukkan kementerian tersebut jadi ladang mafia, mafia dalam sektor ketenagakerjaan,” papar Yusuf Sahide.

Yusuf menjelaskan alasannya menyebut Kemnaker menjadi tempat mafia ketenagakerjaan. Menurutnya, pemerasan dalam proses izin TKA yang terjadi sejak 2010, dan pelakunya dari pegawai biasa hingga pejabat Eselon 1, menunjukkan perilaku korup itu dilakukan secara struktural dan sistemik

“Korupsi yang terjadi secara struktural dan sistemik itu jelas-jelas seperti pola kerja mafia,” ucapnya.

Karena itu, ia pun mendesak KPK untuk mengusut tuntas sejauh dan sedalam apa perilaku mafia di Kemnaker. KPK, ucapnya, harus mampu mengungkap kasus-kasus pemerasan ataupun korupsi lainnya di Kemnaker.

Apalagi, katanya, tidak hanya kasus pemerasan izin TKA saja yang terjadi di Kemnaker. Ada dua kasus korupsi lainnya yang kini tengah diusut KPK yang menurutnya memiliki pola kerja seperti mafia. Yaitu, pemerasan terhadap perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan korupsi sistem proteksi pekerja migran atau tenaga kerja Indonesia (TKI).

“Jangan-jangan pola-pola kerja mafia ini terjadi di semua Ditjen Kemnaker,” paparnya

Laporan: Taufik Akbar Harefa

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Konflik AS–Iran Picu Kewaspadaan Indonesia, WNI, Harga Minyak, hingga Diplomasi Jadi Sorotan

Jakarta, aktual.com – Konflik geopolitik Amerika Serikat dan Iran kembali memicu kekhawatiran global, yang dilatar belakangi aksi unjuk rasa di negara penghasil minyak terbesar di Timur Tengah tersebut, hal ini pula menyusul tewasnya ribuan demonstran di Republik Negara Islam itu.

Indonesia sebagai negara nonblok turut mencermati potensi dampak yang bisa timbul, baik dari sisi perlindungan warga negara Indonesia (WNI), stabilitas ekonomi nasional, hingga posisi diplomasi luar negeri.

Peneliti Keamanan Internasional Indo Pacific Strategic Intelligence (ISI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri, menilai bahwa pemerintah Indonesia saat ini masih berada pada jalur aman, namun tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

“WNI di Iran tetap dipantau dan sampai sekarang relatif aman, tapi pemerintah Indonesia lewat Kedubes Iran bilang terus menjaga komunikasi dengan WNI di sana terkait situasinya,” ujar dia

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan respons cepat apabila terjadi perubahan situasi keamanan akibat meningkatnya tensi konflik.

Namun, disisi lain kata dia, dampak konflik dalam negara Iran, dan masuknya AS hal itu, lanjut Aisha dirasakan Indonesia melalui kenaikan harga minyak global.

“Jika harga minyak dunia naik, dampaknya bisa menjalar ke Indonesia dalam bentuk kenaikan biaya energi dan tekanan inflasi,” jelas Aisha.

Pasalnya, Iran merupakan salah satu pemain utama di pasar energi dunia. Jika konflik meningkat dan mengganggu jalur distribusi minyak strategis seperti Selat Hormuz, lonjakan harga minyak sulit dihindari.

“Kalau konflik makin parah atau ganggu jalur minyak (misal Selat Hormuz), harga minyak dunia bisa naik yang ujungnya bikin biaya energi dan inflasi di Indonesia ikut nambah,” ungkap dia.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi daya beli masyarakat serta menambah beban fiskal pemerintah, terutama dalam pengelolaan subsidi energi.

Selain aspek ekonomi, Alumni Universitas Indonesia ini menegaskan bahwa konflik Iran dan intervensi Amerika Serikat juga berpotensi memengaruhi dinamika hubungan luar negeri Indonesia.

“Isu geopolitik juga bisa berpengaruh ke hubungan luar negeri Indonesia, terutama soal keseimbangan antara negara-negara besar yang bersikap terhadap Iran,” ujar dia.

Menurut Aisha, Indonesia juga perlu menjaga keseimbangan diplomatik di tengah perbedaan sikap negara-negara besar terhadap Iran.

“Indonesia cenderung berhati-hati dalam menyikapi isu Iran. Sikap ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dianut,” katanya.

Di dalam negeri, isu Iran juga sensitif karena berkaitan dengan faktor politik, ideologi, dan stabilitas kawasan. Oleh karena itu, pendekatan diplomasi yang moderat dan terukur dinilai sebagai langkah paling realistis bagi Indonesia.

Lanjut dia, meski belum berdampak langsung secara signifikan, konflik Iran dan intervensi AS tetap menjadi perhatian serius bagi Indonesia.

Namun, pemerintah dituntut untuk terus menjaga perlindungan WNI, dan mengantisipasi dampak ekonomi global, serta mempertahankan posisi strategis Indonesia dalam percaturan geopolitik internasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Honda Kolaborasi dengan Aston Martin Aramco F1 Team, Resmi Kembali ke Sirkuit pada 2026

Jakarta, Aktual.com – Mengawali tahun 2026, Honda resmi kembali ke lintasan Formula 1 dengan menggandeng Aston Martin Aramco Formula One Team sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini menandai kembalinya Honda ke ajang balap paling bergengsi di dunia sebagai pemasok power unit dalam skema works partnership pada era regulasi baru F1, kabar ini disampaikan dari Tokyo, melalui keterangan tertulis (20/1/2026).

Kolaborasi tersebut menjadi babak baru bagi Honda di era regulasi F1 2026 yang menitikberatkan pada elektrifikasi, efisiensi energi, serta penggunaan bahan bakar berkelanjutan. Honda menilai Formula 1 tetap menjadi simbol tertinggi tantangan teknologi dan inovasi otomotif.

Presiden dan Global CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe, menegaskan bahwa keterlibatan Honda di F1 selalu dilandasi semangat untuk menghadapi tantangan terbesar.

“Sejak pertama kali berpartisipasi di Formula 1 pada 1964, Honda selalu menjadikan ajang ini sebagai simbol tantangan. Semangat pendiri kami, Soichiro Honda, untuk menjadi yang terbaik di dunia dan berani menghadapi tantangan tersulit, terus menjadi fondasi Honda hingga hari ini,” ujar Mibe.

Mulai musim 2026, Formula 1 akan memasuki era regulasi baru dengan perubahan signifikan pada sisi sasis dan power unit. Porsi tenaga listrik dari motor dan baterai akan meningkat hingga sekitar tiga kali lipat, disertai kewajiban penggunaan bahan bakar berkelanjutan canggih. Perubahan ini menjadikan F1 sebagai motorsport generasi berikutnya yang menjawab tantangan elektrifikasi dan dekarbonisasi, dengan tetap mengedepankan performa tinggi serta efisiensi biaya melalui sistem cost cap.

Untuk menjawab regulasi tersebut, Honda melalui Honda Racing Corporation (HRC) telah mengembangkan RA626H, power unit generasi terbaru yang akan digunakan Aston Martin Aramco Formula One Team mulai 2026. Honda menegaskan komitmennya untuk terus menantang batas kemampuan teknologi dan mengejar performa terbaik di dunia bersama mitra barunya.

Sebagai bagian dari transformasi bisnis global, Honda juga akan memperkenalkan logo “H” baru sebagai identitas global. Logo tersebut akan digunakan pada mobil F1 bermesin RA626H, serta pada berbagai ajang motorsport lain seperti IndyCar, Super GT, Super Formula, dan Super Taikyu, guna memperkuat keterkaitan antara dunia balap dan pengembangan teknologi kendaraan produksi massal.

Teknologi yang dikembangkan HRC di Formula 1 juga akan diturunkan ke produk produksi. Honda berencana menghadirkan model berspesifikasi HRC, termasuk pengembangan lanjutan dari Civic Type R HRC Concept, agar lebih banyak konsumen dapat merasakan joy of driving khas Honda.

Sementara itu, Lawrence Stroll, Executive Chairman Aston Martin Aramco Formula One Team, menyambut positif kemitraan tersebut.

“Merupakan sebuah kehormatan untuk merayakan kemitraan baru ini. Aston Martin Aramco Formula One Team dan Honda berbagi nilai yang sama dalam membangun fondasi kuat menuju 2026 dan seterusnya,” kata Stroll.

Ia menambahkan, fasilitas baru Aston Martin Technology Centre di Silverstone, Inggris, telah rampung dan menjadi tulang punggung pengembangan performa tim, didukung terowongan angin serta pusat data mutakhir.

Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, juga menyambut kolaborasi ini sebagai momentum penting bagi kejuaraan dunia.

“Ini adalah momen yang sangat menggembirakan bagi Formula 1, ketika Honda dan Aston Martin Aramco Formula One Team bersatu untuk berjuang meraih prestasi tertinggi,” ujarnya.

Kembalinya Honda ke Formula 1 diyakini akan semakin memperkuat daya tarik F1, khususnya di Jepang, yang memiliki basis penggemar besar serta sejarah panjang dalam ajang balap jet darat tersebut.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Fraksi Golkar MPR RI Soroti Anggaran Pendidikan dan Dorong Obligasi Daerah di 2026

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng didampingi Sekretaris Fraksi Partai Golkar MPR RI, Ferdiansyah saat konferensi pers di Ruang Rapat Pimpinan Fraksi Golkar, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Fraksi Partai Golkar MPR RI memaparkan sejumlah agenda dan capaian kegiatan sepanjang tahun 2025, dengan fokus utama pada pengembangan sektor pendidikan. Sementara di tahun 2026, Fraksi Golkar menaruh perhatian besar terhadap skema obligasi daerah (municipal bond) sebagai solusi atas tekanan fiskal yang dialami pemerintah daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menyampaikan bahwa isu pendidikan menjadi salah satu prioritas utama fraksinya. Ia menegaskan, berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, sektor pendidikan seharusnya memperoleh alokasi anggaran minimal 20 persen dari APBN dan APBD.

“Namun faktanya, alokasi itu belum sepenuhnya mencapai 20 persen, karena sebagian besar anggaran justru dialokasikan ke pos-pos lain. Oleh karena itu, isu ini kami angkat. Kita bersyukur, Alhamdulillah, pemerintah menyambut positif kegiatan kami. Dan pada tahun 2026 sudah terjadi perubahan terhadap alokasi anggaran untuk pendidikan kita,” ujar Mekeng dalam konferensi pers di Ruang Rapat Pimpinan Fraksi Golkar, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Mekeng berharap, peningkatan anggaran pendidikan ke depan dapat semakin mendorong kualitas dan potret pendidikan nasional menjadi lebih baik. Menurutnya, kemajuan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang berjalan secara optimal dan sesuai harapan.

“Bangsa yang maju adalah bangsa yang pendidikannya berjalan dengan baik,” tegas pria yang akrab disapa Mekeng itu.

Selain pendidikan, Fraksi Partai Golkar MPR RI juga menekankan pentingnya penerapan obligasi daerah sejak September 2025 lalu. Kebijakan ini dinilai relevan sebagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah di tengah tekanan fiskal pasca kebijakan efisiensi anggaran dari pusat ke daerah.

“Oleh karena itu, kami menawarkan sebuah solusi yang telah diterapkan di berbagai negara, yaitu penerbitan obligasi daerah atau municipal bond. Kami telah melaksanakan empat kegiatan sarasehan nasional di Sulawesi Utara, Yogyakarta, Bandung, dan Bali,” tuturnya.

Ke depan, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dijadwalkan menjadi lokasi sarasehan nasional berikutnya. Kegiatan tersebut akan dijeda sementara saat memasuki bulan Ramadan, dan dilanjutkan kembali pasca Idul Fitri 1447 Hijriah di Jawa Timur serta Sumatera Selatan.

“Setelah seluruh rangkaian ini selesai, kami akan menyusun naskah akademik yang akan diserahkan kepada DPR untuk diproses menjadi Rancangan Undang-Undang tentang obligasi daerah. Selanjutnya, Fraksi Partai Golkar juga akan mengkaji berbagai isu konstitusional lainnya,” sambung Mekeng.

Ia menambahkan, masih banyak persoalan mendasar yang perlu mendapatkan perhatian serius negara, seperti kemiskinan dan kesehatan sebagai hak dasar rakyat.

“Berbagai isu tersebut akan kami bahas sepanjang tahun 2026, sehingga kinerja Fraksi Partai Golkar di MPR dapat diukur secara kasat mata. Inilah yang ingin kami sampaikan, bahwa Fraksi Partai Golkar MPR siap untuk berkarya lebih lanjut,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Golkar MPR RI, Ferdiansyah, menuturkan bahwa fraksinya juga akan membahas berbagai persoalan lain yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat dan merupakan amanat konstitusi, salah satunya soal kesenjangan sosial.

“Termasuk mengenai isu fakir miskin dan anak-anak terlantar. Pembahasan ini berkaitan dengan Pasal 28 UUD 1945 yang menyangkut hak-hak dasar warga negara, baik dari sisi kondisi yang terjadi maupun implementasinya,” jelasnya.

Hasil kajian tersebut, kata Ferdiansyah, selanjutnya akan didiskusikan dan disampaikan dalam rapat-rapat DPR RI maupun kepada pemerintah, agar amanat konstitusi dapat benar-benar diimplementasikan dan mampu mengurangi berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

“Kita semua mengetahui bahwa di dalam Pembukaan UUD 1945 terdapat tiga pokok tujuan yang harus dicapai bangsa ini. Pertama, mencerdaskan kehidupan bangsa. Kedua, mewujudkan kesejahteraan rakyat. Ketiga, menjalankan hubungan politik luar negeri yang bebas dan aktif,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Hamas Desak Tekanan Internasional, Tuding Israel Langgar Gencatan Senjata Gaza

Seorang anak Palestina yang terluka menunggu di pusat kesehatan di Kota Gaza, 19 Januari 2026. ANTARA/Rizek Abdeljawad/Xinhua
Seorang anak Palestina yang terluka menunggu di pusat kesehatan di Kota Gaza, 19 Januari 2026. ANTARA/Rizek Abdeljawad/Xinhua

Gaza, aktual.com – Hamas pada Selasa (201) mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan efektif untuk menekan Israel agar segera dan sepenuhnya menghentikan apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terus-menerus terhadap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.

Seruan itu disampaikan dalam memorandum politik yang diajukan oleh Hamas kepada mediator Mesir, Qatar, dan Turki, serta pihak penjamin dan organisasi internasional, yang sekaligus menandai 100 hari sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 lalu.

Dalam memorandum tersebut, Hamas menegaskan kembali komitmen penuh mereka terhadap perjanjian tersebut dan menggambarkannya sebagai kerangka kerja yang mengikat, yang bertujuan untuk “menghentikan pertumpahan darah, alih-alih tameng politik untuk melanjutkan agresi atau mengulangi kebijakan genosida”.

Sejak gencatan senjata diberlakukan, 483 warga Palestina tewas di Gaza, termasuk 169 anak-anak, 64 perempuan, 191 pria sipil, dan 39 anggota faksi Palestina, menurut memorandum tersebut. Disebutkan pula bahwa 96,3 persen dari mereka yang tewas berada di wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah terlindungi berdasarkan isi perjanjian tersebut.

Memorandum itu lebih lanjut menguraikan bahwa pihak Israel telah melakukan 1.298 pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata, termasuk 428 insiden penembakan langsung, 66 kali kendaraan militer memasuki zona gencatan senjata, dan 604 kasus serangan udara dan artileri terhadap kawasan permukiman sipil.

Memorandum tersebut juga menuduh Israel menghambat sektor kesehatan di Gaza dengan memblokir masuknya pasokan medis penting dan bahan rekonstruksi, serta tidak membuka akses bantuan kemanusiaan sebagaimana yang telah disepakati, sembari memanipulasi jumlah truk bantuan yang masuk ke Gaza.

Hamas menyerukan agar fase pertama perjanjian dipenuhi dan segera dilanjutkan ke fase kedua, yang mencakup penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

Memorandum tersebut menekankan perlunya memastikan Israel mematuhi garis penarikan pasukan yang telah disepakati, serta menyerukan pembentukan mekanisme pemantauan internasional yang netral di lapangan untuk mengawasi secara langsung pelaksanaan gencatan senjata dan penyaluran bantuan.

Memorandum tersebut juga menuntut 600 truk bantuan harian, termasuk 50 truk yang membawa bahan bakar, di bawah pengawasan internasional, serta operasi bantuan PBB yang bebas hambatan. Lebih lanjut, memorandum itu mendesak agar Israel segera membuka Perlintasan Rafah untuk memberikan akses bagi pasokan medis, bahan bangunan, dan peralatan konstruksi yang diperlukan untuk pekerjaan rekonstruksi.

Hamas juga menuntut agar Israel ditekan untuk mengungkap nasib seluruh tahanan, membebaskan perempuan dan anak-anak, serta memulangkan jenazah yang masih ada di pihak Israel.

Sebuah komite teknokratik Palestina beranggotakan 15 orang, yang dibentuk untuk mengelola Gaza pascaperang untuk sementara waktu, secara resmi memulai kerjanya di Kairo pada Jumat (16/1).

Pada Selasa, surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Israel sengaja menghalangi masuknya komite teknokratik tersebut ke Gaza, sehingga kelompok itu tidak mengetahui kapan atau bagaimana mereka akan memulai pekerjaan mereka di lapangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kapolri Resmikan Dittres-Satres PPA dan PPO di 11 Polda dan 22 Polres

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo ketika memberikan arahan kepada jajarannya sebagai respons cepat instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret di Magelang, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.

Jakarta, aktual.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembentukan Direktorat dan Satuan Reserse Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (Dittres-Satres PPA dan PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. Peresmian tersebut dilakukan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Bareskrim Polri.

“Hari ini kita baru saja melaunching pasca kita membentuk Direktorat PPA dan PPO satu tahun yang lalu. Hari ini kita launching 11 Polda dan 22 Polres untuk dibentuk Direktorat PPA dan PPO tingkat Polda dan Polres,” ujar Sigit, Rabu (21/1/2026).

Sigit menjelaskan, pembentukan direktorat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, serta korban tindak pidana perdagangan orang yang selama ini masih menjadi kelompok rentan.

Ia mengibaratkan persoalan kekerasan terhadap anak dan perdagangan orang seperti fenomena gunung es. Menurutnya, kasus yang terungkap ke permukaan hanya sebagian kecil, sementara di lapangan masih banyak korban yang belum berani melapor.

“Persoalan anak maupun perdagangan orang ini seperti gunung es. Banyak korban dari kelompok rentan, namun tidak berani melapor,” katanya.

Oleh karena itu, Sigit berharap kehadiran Dittres-Satres PPA dan PPO di tingkat Polda dan Polres dapat menjadi ujung tombak perlindungan korban, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.

“Tadi kita sampaikan bahwa selama satu tahun dilaksanakan kegiatan sosialisasi untuk membangkitkan keberanian dari masyarakat yang menjadi korban, untuk betul-betul meyakini bahwa pada saat melapor mereka terlindungi,” pungkasnya.

Dengan peluncuran ini, Polri menargetkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang dapat dilakukan lebih cepat, profesional, dan berperspektif korban, sekaligus memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam memberikan perlindungan maksimal bagi kelompok rentan.

Berikut ini daftar Ditres dan Satres PPA-PPO yang resmi diluncurkan :

Polda 

  1. Polda Metro Jaya
  2. Polda Jawa Timur
  3. Polda Sumatera Selatan
  4. Polda Jawa Barat
  5. Polda Jawa Tengah
  6. Polda Sumatera Utara
  7. Polda Sulawesi Selatan
  8. Polda Kalimantan Barat
  9. Polda NTB
  10. Polda NTT
  11. Polda Sulawesi Utara

Polres

  1. Polres Metro Jakarta Barat
  2. Polres Metro Jakarta Timur
  3. Polres Metro Jakarta Utara
  4. Polres Metro Jakarta Pusat
  5. Polres Metro Bekasi Kota
  6. Polrestabes Surabaya
  7. Polresta Sidoarjo
  8. Polres Malang
  9. Polres Probolinggo Kota
  10. Polres Batu
  11. Polres Lahat
  12. Polres Ogan Komering Ulu
  13. Polres Musi Rawas Utara
  14. Polres Ogan Ilir
  15. Polrestabes Semarang
  16. Polresta Banyumas
  17. Polresta Surakarta
  18. Polresta Cilacap
  19. Polres Magelang Kota
  20. Polres Karawang
  21. Polres Bogor
  22. Polres Tanah Karo

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Berita Lain