7 April 2026
Beranda blog Halaman 310

Media Denmark Ungkap Dugaan AS Diam-diam Kumpulkan Data Militer di Greenland

Arsip foto - Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen. ANTARA/Anadolu/py.
Arsip foto - Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen. ANTARA/Anadolu/py.

Istanbul, aktual.com – Amerika Serikat diduga secara diam-diam berupaya menghimpun informasi soal instalasi, pelabuhan, dan pangkalan udara militer di Greenland, menurut laporan harian Denmark Berlingske, Minggu.

Menurut berkas-berkas Kementerian Pertahanan Denmark yang disaksikan Berlingske, para pejabat khawatir dengan langkah AS tahun lalu yang berupaya mendapatkan informasi terkait hal tersebut dari pihak Denmark “secara tidak formal dan tanpa sepengetahuan Kopenhagen”.

Mengingat “posisi strategis” Greenland, kementerian tersebut segera diberitahu akan langkah AS itu.

Greenland, wilayah otonom Kerajaan Denmark, menarik perhatian AS karena lokasinya yang strategis dan sumber daya yang melimpah, serta dengan dalih keamanan atas dugaan meningkatnya kehadiran pihak Rusia dan China di sana.

Presiden AS Donald Trump berulang kali menegaskan bahwa AS harus mengambil alih Greenland demi keamanan nasional serta mencegah Rusia dan China menguasai wilayah tersebut.

Denmark dan Greenland berulang kali menolak usulan menjual wilayah tersebut ke AS dan menegaskan kembali kedaulatan Denmark atas pulau terbesar di dunia itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Prabowo Dorong Penambahan Fakultas Kedokteran, DPR Ingatkan Kualitas dan Biaya

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto.
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto.

Jakarta, Aktual.com — Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan penambahan fakultas kedokteran (FK) serta peningkatan kapasitas penerimaan mahasiswa. Presiden menilai Indonesia masih kekurangan lebih dari 100.000 dokter sehingga diperlukan langkah luar biasa untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis nasional.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam kebijakan penambahan fakultas kedokteran baru. Menurutnya, upaya mengejar kuantitas dokter tidak boleh mengorbankan kualitas pendidikan, kebutuhan dokter spesialis, serta akses masyarakat terhadap pendidikan kedokteran.

“Menambah program studi kedokteran umum harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Jangan sampai kita hanya mengejar jumlah, tetapi kualitas dokter dan layanan kesehatan justru terabaikan,” ujar Edy, Senin (19/1/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, membangun fakultas kedokteran bukanlah perkara instan. Diperlukan ekosistem pendidikan yang lengkap, mulai dari dosen berkualifikasi, rumah sakit pendidikan, hingga sistem pembinaan klinik yang memenuhi standar.

“Ini bukan sekadar membuka program studi, tetapi membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang kompleks dan mahal,” tegasnya.

Berdasarkan data Konsil Kesehatan Indonesia, saat ini terdapat sekitar 279 ribu dokter teregistrasi—terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter gigi spesialis—untuk melayani sekitar 287 juta penduduk. Secara nasional, rasio dokter mendekati standar minimal, namun persoalan kekurangan dokter spesialis dan ketimpangan distribusi masih terjadi, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Karena itu, Edy menilai solusi pemenuhan dokter nasional tidak bisa semata-mata dengan memperbanyak FK. “Yang paling mendesak justru pendidikan tenaga medis level spesialis. Kita perlu membuka lebih banyak program pendidikan dokter spesialis, baik berbasis universitas maupun rumah sakit pendidikan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan daerah 3T,” ujarnya.

Selain itu, Edy juga menyoroti mahalnya biaya pendidikan kedokteran. Menurutnya, tanpa intervensi negara, penambahan FK berisiko memperkuat kapitalisasi pendidikan yang hanya terjangkau masyarakat menengah ke atas.

“Kalau FK terus ditambah tetapi biaya kuliahnya mahal, kita justru menciptakan ketidakadilan baru. Anak-anak dari keluarga tidak mampu akan semakin sulit menjadi dokter,” kata Edy.

Ia mengusulkan agar setiap kebijakan penambahan FK dan kuota mahasiswa disertai pengendalian biaya pendidikan serta peningkatan beasiswa kedokteran. Komisi IX DPR RI, lanjut Edy, akan mengawal kebijakan pemerintah agar pemenuhan dokter nasional berjalan seimbang antara kuantitas, kualitas, pemerataan wilayah, dan keadilan akses pendidikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.904 per Dolar AS, IHSG dan LQ45 Tetap Menguat

Ilustrasi Indeks Hasil Saham Gabungan

Jakarta, aktual.com – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.904 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.887 per dolar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka menguat 23,29 poin atau 0,26 persen ke posisi 9.098,70.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,84 poin atau 0,21 persen ke posisi 891,27.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Keluarga Korban ATR 42-500 Datangi Posko DVI Polda Sulsel untuk Pengambilan Sampel DNA

Makassar, aktual.com – Keluarga Muhammad Farhan Gunawan salah seorang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) mendatangi Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala Makassar, Sulawesi Selatan,untuk diambil sampel DNA.

“Hari ini ada satu orang yang secara aktif mendatangi posko DVI Biddokes dengan memberikan keterangan tentang hubungannya dengan bersangkutan (korban), termasuk diambil sampel DNA-nya,” ujar Kepala Biddokkes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris di Makassar, Minggu (18/1).

Kedatangan keluarga tersebut untuk memastikan kecocokan DNA dengan korban bila mana nantinya ditemukan jenazahnya serta memudahkan identifikasi oleh tim DVI. Anggota keluarga yang diambil sampelnya bernama Haerul Gunawan, adik kandung korban.

“Seandainya ditemukan jasad atau tubuh korban, maka akan segera dicocokkan dengan sampel diambil tersebut,” tutur Kombes Haris kepada wartawan di Posko DVI setempat.

Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, lanjut dia, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.

“Ada juga keluarga mendatangi Biddokes di Jawa Barat untuk diambil keterangan, termasuk diambil sampel yakni keluarga korban salah satunya yaitu Ester, pramugari,” tuturnya.

Haris mengemukakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berupaya menghubungi para keluarga korban untuk dapat diambil keterangan maupun sampel DNA-nya. Tercatat ada 10 orang korban dalam kecelakaan pesawat tersebut.

“Masih ada delapan korban lainnya. Kami secara aktif mendatangi dan menghubungi keluarga korban untuk diambil sampelnya,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan, Rumah Sakit Bayangkara Biddokes Polda Sulsel kini dijadikan lokasi identifikasi korban pesawat tersebut dan telah didatangkan personel dari DVI Mabes Polri.

“Sampai saat ini keluarga korban sudah hadir untuk diperiksa atau dicek data ante mortem-nya. Ada satu orang yaitu adik kandung dari Co Pilot pesawat,” paparnya.

Guna mendukung pelayanan pemeriksaan, lanjut Kapolda, dilaksanakan jemput bola untuk pemeriksaan bagi keluarga para korban dengan berkoordinasi Biddokes daerah lain alam hal pemeriksaan Post mortem dan ante mortem guna mengidentifikasi korban.

Pesawat ini ditumpangi 10 orang, tujuh orang kru pesawat dan tiga orang penumpang POB (persons on board). Ketiganya diketahui pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Masing-masing Ferry Irawan, Deden Mulyana dan Yoga Naufal.

Sedangkan kru pesawat ada tujuh orang, dengan pilot Captain Andi Dahananto, copilot Muhammad Farhan Gunawan, kru pesawat Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung daerah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulsel saat hendak mendarat di Bandara Hasanuddin pada Sabtu (17/1/2026) siang.

Sejauh ini, hari kedua operasi SAR, sejumlah serpihan-serpihan pesawat serta satu jenazah korban yang belum teridentifikasi identitasnya telah ditemukan tim SAR Gabungan di gunung setempat dalam operasi SAR.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai Politik, Target Terdaftar di Kemenkum Februari 2026

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid (kedua kiri) bersama Anggota Kehormatan Anies Baswedan (tengah), Ketua Dewan Pakar Sulfikar Amir (kiri), Sekjen M. Ridwan (kedua kanan), dan Bendahara Umum Prita Subono (kanan) secara simbolik membuka Rakernas I 2026 Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Rakernas tersebut diisi dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat periode 2025-2030 sekaligus penyampaian orasi kebangsaan dari Anies Baswedan dengan tema "Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia". ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar.
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid (kedua kiri) bersama Anggota Kehormatan Anies Baswedan (tengah), Ketua Dewan Pakar Sulfikar Amir (kiri), Sekjen M. Ridwan (kedua kanan), dan Bendahara Umum Prita Subono (kanan) secara simbolik membuka Rakernas I 2026 Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Rakernas tersebut diisi dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat periode 2025-2030 sekaligus penyampaian orasi kebangsaan dari Anies Baswedan dengan tema "Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia". ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar.

Jakarta, aktual.com – Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat mendeklarasikan diri menjadi partai politik, dan menargetkan terdaftar di Kementerian Hukum pada Februari 2026.

“Kita harus menargetkan pada Februari, partai ini telah terdaftar di Kementerian Hukum Republik Indonesia,” ujar Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 Gerakan Rakyat di Jakarta, Minggu (19/1).

Walaupun demikian, Sahrin mengakui bahwa proses pendaftaran Gerakan Rakyat sebagai partai politik di Kemenkum merupakan perjuangan yang tidak ringan karena harus memenuhi sejumlah persyaratan.

“Pertama, untuk mendirikan partai politik harus memiliki kepengurusan di tingkat pusat, dan 100 persen di tingkat wilayah. Berarti, kita harus memiliki 38 struktur di seluruh provinsi,” katanya.

Kedua, setidaknya memiliki 75 persen kepengurusan tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Ketiga, kita harus memiliki struktur di 50 persen kecamatan se-Indonesia dari 7.000-an kecamatan. Maka, kita harus punya DPC, yakni 3.069 DPC di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kemudian dia mengatakan Gerakan Rakyat harus mengurus surat domisili tiap-tiap kantor partai, menetapkan kuota perempuan sebanyak 30 persen, hingga melapor kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Nanti kita harus melaporkan ke Kesbangpol yang disebut dengan surat keterangan terdaftar. Habis dari situ, kita juga harus melaporkan kepada kantor wilayah hukum bahwa kita juga terdaftar, dan kemudian sekitar 3.000 dokumen lebih harus kita hantarkan kepada kantor Kementerian Hukum. Ini tentunya adalah hal yang sangat berat,” katanya.

Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh kader Gerakan Rakyat untuk berjiwa militan demi memenuhi syarat-syarat tersebut.

“Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat-syarat yang diminta oleh negara,” katanya optimistis.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

KNKT Jelaskan soal Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep

Serpihan badan Pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak ditemukan di puncak Bukit Bulusarung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dalam operasi pencarian yang dilakukan Basarnas, Minggu (18/1/2026). ANTARA/HO- Kantor SAR Makassar/pri.

Makassar, aktual.com – Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyatakan kecelakaan pesawat ATR 42-500 hingga pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung dinamakan sebagai Controlled Flight Into Terrain (CFIT) di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

“Kita namakan CFIT. Jadi, memang pesawat menabrak bukit atau lereng gunung, sehingga terjadi beberapa pecahan atau serpihan pesawat akibat terjadinya benturan. Jadi, memang kita mengkategorikan sebagai CFIT,” paparnya kepada wartawan di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Minggu (18/1/2026).

Menurutnya, insiden kecelakaan pesawat itu bukan disengaja karena masih bisa dikontrol oleh pilotnya. Namun karena sudah mendekati lereng gunung maka benturan tidak dapat dihindari.

Akibat dari benturan keras tersebut, dugaan kuat badan pesawatnya mengenai benda keras sehingga berhamburan lalu menjadi serpihan-serpihan. Serpihan ini yang ditemukan tim SAR gabungan dalam operasi tersebut.

“Pesawatnya itu masih bisa dikontrol oleh pilotnya, tapi menabrak, tapi bukan sengaja menabrak (lereng gunung setempat). Jadi pesawatnya masih bisa dikontrol,” tuturnya.

“CFIT itu mengidentifikasikan bahwa pesawatnya masih bisa dikontrol atau dikendalikan oleh pilotnya. Tapi, karena sesuatu hal, serpihan pesawat yang ditemukan ini karena menabrak bukit atau gunung,” katanya.

Kendati demikian, pihak KNKT masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut berkaitan dengan kecelakaan itu. Soerjanto tidak ingin berspekulasi apakah ada kelalaian pada insiden itu atau tidak, karena sedang diselidiki sebabnya.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung daerah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulsel saat hendak mendarat di Bandara Hasanuddin pada Sabtu (17/1/2026) siang.

Pesawat ini ditumpangi 10 orang, tujuh orang kru pesawat dan tiga orang penumpang. Ketiganya diketahui pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Masing-masing Ferry Irawan dengan pangkat penata muda tingkat I dan jabatan analis kapal pengawas.

Selanjutnya, Deden Mulyana dengan pangkat penata muda tingkat I dengan jabatan pengelola barang milik negara dan Yoga Naufal dengan jabatannya operator foto udara. Sedangkan kru pesawat ada tujuh orang Persons on Board (POB) dengan pilotnya Captain Andi Dahananto.

“Dengan ini kami menyatakan prihatin. Kami terus terang sedih dan prihatin dan berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat tersebut,” kata Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu malam.

Trenggono menambahkan bahwa kementeriannya selama ini memang menjalankan tugas air surveillance, bekerja sama dengan IAT sebagai operator pesawat.

Sejauh ini, sejumlah serpihan-serpihan pesawat serta satu jenazah korban yang belum teridentifikasi identitasnya telah ditemukan tim SAR Gabungan di gunung setempat dalam operasi SAR.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi

Berita Lain