5 April 2026
Beranda blog Halaman 337

DPR Nilai Penguatan Pengawasan Internal Kunci Pulihkan Kepercayaan Publik ke Polri

Ilustrasi: SOROTAN: Mutasi, Sinyal Suksesi di Tubuh Polri?

Jakarta, Aktual.com – Anggota Komisi III DPR RI Martin D. Tumbelaka, menegaskan bahwa agenda reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) seharusnya difokuskan pada penguatan sistem pengawasan internal, bukan pada perubahan struktur organisasi. Menurutnya, pengawasan internal memegang peranan krusial dalam menjaga profesionalisme aparat sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Struktur di Polri ini sebenarnya sudah lengkap. Yang paling penting sekarang adalah bagaimana sistem pengawasan internalnya dimaksimalkan,” kata Martin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Reformasi Kepolisian RI, Kejaksaan RI, dan Pengadilan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (8/1/2025).

Politikus Partai Gerindra itu menilai, pembenahan kultur dan penegakan disiplin internal menjadi kunci utama reformasi kepolisian. Ia menekankan bahwa pengawasan internal harus diperkuat secara nyata agar setiap pelanggaran anggota dapat ditangani secara cepat, transparan, dan tegas.

“Kalau bicara soal kultur, saya menitikberatkan pada penguatan tugas dan kewenangan internal, terutama pengawasan internal seperti Propam,” ujarnya.

Martin menilai, fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) memiliki peran strategis dalam menjaga marwah dan integritas Polri. Namun, ia mengkritik masih lemahnya ketegasan pengawasan internal di sejumlah daerah yang kerap memicu berkembangnya kasus pelanggaran etik maupun disiplin anggota.

“Banyak kasus di daerah berkembang karena pengawasan internal tidak tegas. Ketika pelanggaran anggota tidak segera ditindak, masyarakat menjadi ragu terhadap institusi Polri,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keraguan publik terhadap Polri tidak jarang bersumber dari persepsi bahwa pelanggaran internal dibiarkan atau ditangani secara tidak konsisten. Oleh karena itu, Martin mendorong agar penguatan pengawasan internal dijadikan prioritas utama dalam agenda reformasi Polri ke depan.

Menurutnya, jika pengawasan internal berjalan maksimal dan transparan, maka kepercayaan publik terhadap Polri akan pulih secara bertahap. Masyarakat, kata dia, perlu melihat bahwa Polri memiliki komitmen kuat untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

“Kalau pengawasan internal berjalan maksimal, masyarakat akan kembali percaya, karena mereka melihat Polri tegas menindak anggotanya yang salah,” tegas Martin.

Ia menambahkan, ketegasan Propam dalam menindak pelanggaran akan menjadi pesan kuat bahwa Polri adalah institusi yang profesional, berintegritas, dan layak dipercaya oleh masyarakat.

“Supaya masyarakat melihat bahwa Polri ini memang bisa dipercaya, karena kita melihat Propam begitu tegas menindak perilaku-perilaku yang salah dari anggota Polri,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Geely Auto Lampaui Penjualan Global 3,02 Juta Unit pada 2025, Targetkan Pertumbuhan Lebih Tinggi di 2026

Rain clouds over the plateau in the mountains

Hangzhou, Aktual.com – Geely Automobile Holdings Limited mencatatkan tonggak sejarah baru sepanjang 2025 dengan total penjualan kendaraan global mencapai 3.024.567 unit, tumbuh 39 persen secara tahunan (year-on-year). Capaian ini tidak hanya melampaui target revisi tahunan sebesar 3 juta unit, tetapi juga mengantarkan total penjualan kumulatif Geely Auto menembus 20 juta unit secara global hingga akhir 2025.

Lonjakan kinerja Geely Auto sejalan dengan percepatan transisi industri otomotif dunia menuju kendaraan listrik dan energi baru. Pada 2025, segmen new energy vehicle (NEV) menjadi penggerak utama pertumbuhan, dengan total penjualan mencapai 1.687.767 unit, meningkat 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menegaskan pergeseran preferensi konsumen global yang semakin kuat terhadap kendaraan rendah emisi.

Manajemen Geely Auto menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi strategi jangka panjang perusahaan. “Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan keberhasilan strategi One Geely dalam menyatukan kekuatan teknologi, merek, dan rantai pasok global untuk menjawab perubahan pasar otomotif dunia,” demikian pernyataan resmi perusahaan, Kamis (8/1/2026).

Di tengah tren global yang menunjukkan perlambatan penjualan kendaraan konvensional di sejumlah pasar maju, Geely justru berhasil memanfaatkan momentum elektrifikasi. Lini NEV Geely Yinhe menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 1,24 juta unit, melonjak 150 persen secara tahunan. Dalam waktu kurang dari 2,5 tahun sejak peluncuran model pertamanya pada Mei 2023, Yinhe telah mencatat penjualan kumulatif satu juta unit, menjadikannya salah satu lini NEV dengan pertumbuhan tercepat di industri otomotif Tiongkok.

Model-model seperti Geely Xingyuan (EX2), Geely M9, Starray EM-i, dan Panda Mini mencatatkan penjualan bulanan yang stabil di berbagai segmen, mulai dari kendaraan kompak hingga keluarga. Secara global, Geely EX5 mencatatkan penjualan tahunan lebih dari 160.000 unit dan telah hadir di lebih dari 40 negara.

Selain Yinhe, sinergi merek Lynk & Co dan ZEEKR turut memperkuat posisi Geely di segmen kendaraan listrik menengah hingga premium. Lynk & Co membukukan penjualan lebih dari 350.000 unit, sementara ZEEKR mencetak rekor penjualan bulanan di atas 30.000 unit pada Desember 2025. Kehadiran model-model baru seperti Lynk & Co 900 dan ZEEKR 9X memperluas portofolio NEV Geely di tengah meningkatnya permintaan kendaraan listrik berteknologi tinggi.

Memasuki 2026, Geely Auto menargetkan penjualan global sebesar 3,45 juta unit, termasuk 2,22 juta unit NEV. Perusahaan juga merencanakan peluncuran sekitar 10 model baru di pasar internasional, dengan fokus pada Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin. Target ambisius ini mencerminkan optimisme Geely terhadap prospek pasar mobil listrik global, meski diwarnai tantangan geopolitik, fluktuasi harga bahan baku baterai, serta persaingan yang semakin ketat.

Meski elektrifikasi menjadi fokus utama, Geely tetap mempertahankan kinerja stabil pada segmen kendaraan bermesin konvensional (internal combustion engine/ICE). Lini premium Geely China Star membukukan penjualan 1,21 juta unit, didukung model seperti Xingrui, Xingyue L (Monjaro), Coolray, Boyue, dan Dihao. Kinerja ini menunjukkan bahwa di sejumlah pasar berkembang, kendaraan ICE masih memiliki basis konsumen yang kuat, terutama jika ditopang peningkatan teknologi dan efisiensi.

Dari sisi tren global, analis otomotif menilai strategi Geely yang mengombinasikan percepatan NEV dengan stabilitas ICE mencerminkan pendekatan transisi yang realistis. “Pasar mobil listrik global tidak tumbuh seragam. Strategi hibrida seperti yang dilakukan Geely memberi fleksibilitas dalam menghadapi perbedaan regulasi, infrastruktur, dan daya beli antarnegara,” ujar seorang analis industri otomotif Asia.

Ekspansi global Geely juga diperkuat melalui strategi lokalisasi manufaktur. Indonesia menjadi salah satu pasar utama dengan dimulainya perakitan lokal Geely Starray EM-i, disusul EX5 dan EX2, yang menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen. Langkah ini sejalan dengan tren global produsen otomotif yang semakin menekankan produksi lokal untuk menekan biaya dan memenuhi regulasi nasional.

Selain itu, investasi Geely pada teknologi AI full-domain, sistem keselamatan cerdas, baterai, serta integrasi sistem antariksa-bumi memperkuat daya saing jangka panjang di tengah transformasi industri otomotif global. Dengan kombinasi inovasi teknologi, ekspansi pasar, dan kepemimpinan di segmen NEV, Geely Auto menempatkan diri sebagai salah satu pemain utama dalam peta persaingan mobil listrik dunia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

PKS Belum Ambil Sikap soal Pilkada via DPRD, Mardani: Masih Menimbang Masukan

Arsip foto - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/3/2025). ANTARA/Melalusa Susthira K.

Jakarta, aktual.com – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera merespons hasil survei LSI Denny JA yang menunjukkan mayoritas responden menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Mardani menyatakan, PKS hingga kini belum menentukan sikap final terhadap usulan tersebut.

“Masih menimbang masukan dari beberapa NGO (Non-Governmental Organization),” kata Mardani kepada wartawan, Kamis (8/1/2025).

Anggota Komisi II DPR RI itu menjelaskan, di internal PKS masih terdapat pandangan yang berbeda. Sebagian kader mendukung Pilkada langsung oleh rakyat, sementara lainnya membuka opsi Pilkada melalui DPRD. Karena itu, partainya masih melakukan kajian mendalam terhadap sistem yang akan dipilih.

“Masih punya pendukung keduanya,” kata dia.

Mardani juga menanggapi hasil survei LSI Denny JA yang menunjukkan penolakan publik terhadap Pilkada lewat DPRD. Menurutnya, masyarakat memiliki hak penuh untuk menilai sistem demokrasi yang dianggap paling tepat.

“Publik punya hak untuk menilai. Karena sekali dalam lima tahun hak mereka untuk memilih langsung bisa dihapuskan,” ujar Mardani.

Meski demikian, ia menilai argumen dari pendukung Pilkada melalui DPRD juga perlu didengar dan dibahas secara terbuka.

“Tapi pendukung Pilkada melalui DPRD juga punya alasan. Bagus terus dijadikan diskursus publik dengan cerdas dan berbasis data,” tambahnya.

Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei terkait wacana Pilkada tidak langsung atau dipilih DPRD. Dalam survei tersebut, mayoritas responden menyatakan tidak setuju, dengan penolakan paling kuat datang dari kalangan Generasi Z.

Para responden ditanya, “Apakah Ibu/Bapak setuju atau tidak setuju wacana Pilkada tidak langsung atau dipilih oleh DPRD.” Hasilnya, 66,1 persen menyatakan kurang setuju atau tidak setuju sama sekali.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Kurang setuju/tidak setuju sama sekali: 66,1%
  • Sangat setuju/cukup setuju: 28,6%
  • Tidak tahu/tidak jawab: 5,3%

“Jadi dari data ini kita lihat bahwa di atas 65 persen menolak pilkada DPRD,” kata Ardian Sopa saat merilis hasil survei di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Prabowo Isyaratkan Bonus Asian Games Lebih Besar dari SEA Games

Jakarta, Aktual.com – Presiden Prabowo Subianto mengisyaratkan bahwa bonus bagi atlet Indonesia yang meraih prestasi pada ajang Asian Games mendatang berpotensi lebih besar dibandingkan bonus yang diberikan pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Isyarat tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam acara pemberian penghargaan kepada atlet peraih medali SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa level persaingan di Asian Games jauh lebih tinggi dibandingkan SEA Games, sehingga beban dan tantangan yang dihadapi atlet nasional juga semakin berat. Oleh karena itu, menurut Prabowo, pemerintah perlu menyiapkan bentuk apresiasi yang lebih besar dan proporsional bagi atlet yang mampu berprestasi di tingkat Asia.

“Sekarang tantangan kita adalah Asian Games. Makin naik, makin berat untuk atlet dan juga kami. Karena kita sudah kasih benchmark yang agak berat, medali emas SEA Games Rp1 miliar. Gimana medali emas Asian Games, ya naik lah, tapi nggak tahu naiknya berapa,” ujar Prabowo di hadapan para atlet dan tamu undangan.

Meski memberi sinyal kenaikan bonus, Presiden menegaskan bahwa pemerintah belum menetapkan besaran insentif untuk Asian Games. Ia menyebut perlu adanya pembahasan dan perhitungan matang bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar kebijakan tersebut tetap selaras dengan kondisi keuangan negara.

“Saya harus bicara dulu dengan Menteri Keuangan. Kita ingin menghargai atlet setinggi-tingginya, tetapi kita juga harus bertanggung jawab dalam mengelola keuangan negara,” kata Prabowo.

Namun demikian, Presiden memastikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan penghargaan yang layak kepada atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga merupakan simbol harga diri bangsa dan bagian penting dari diplomasi nasional.

“Saya hormat kalian dari hati saya yang paling dalam atas nama seluruh rakyat Indonesia. Kami beruntung punya putra-putri yang begitu semangat dan berjuang tanpa mengenal lelah. Kita berharap bisa tampil terhormat di Asian Games dan juga di Olympic Games,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo secara simbolis menyerahkan bonus kepada delapan atlet peraih medali SEA Games Thailand 2025 yang mewakili seluruh atlet berprestasi. Penyerahan dilakukan dalam bentuk buku rekening di Istana Negara.

Delapan atlet tersebut yakni peraih medali emas cabang Triathlon Martina Ayu Pratiwi, peraih emas Wushu Edgar Xavier Marvelo, peraih emas Skateboard Bashar Gaeto, peraih emas Dayung Yadi, serta peraih emas cabang Ice Hockey Rizky Akira. Selain itu, hadir pula peraih medali perak cabang Bulu Tangkis beregu Rachel Allessya Rose, peraih medali perak Berkuda nomor tunggang serasi beregu Dara Ninggar Prameswari, serta peraih medali perunggu Sepak Takraw beregu Lena.

Pemberian bonus ini diatur dalam Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Berprestasi pada Penyelenggaraan SEA Games ke-33 Thailand Tahun 2025.

Pada ajang tersebut, kontingen Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih total 333 medali, terdiri atas 91 medali emas, 154 medali perak, dan 108 medali perunggu. Raihan medali emas tersebut melampaui target Kementerian Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 80 medali emas.

Berdasarkan keputusan menteri tersebut, atlet perorangan peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp1 miliar, peraih perak Rp315 juta, dan peraih perunggu Rp157,5 juta. Untuk atlet ganda, bonus ditetapkan sebesar Rp800 juta bagi peraih emas, Rp252 juta untuk perak, dan Rp126 juta untuk perunggu.

Sementara itu, atlet beregu memperoleh bonus Rp500 juta untuk medali emas, Rp220,5 juta untuk perak, dan Rp110,25 juta untuk perunggu. Para pelatih juga mendapatkan penghargaan sesuai kategori dan kontribusinya.

Pelatih perorangan atau ganda peraih medali emas memperoleh bonus Rp300 juta, sedangkan pelatih beregu peraih emas menerima Rp400 juta. Untuk pelatih yang menangani perolehan medali kedua dan seterusnya, bonus emas ditetapkan sebesar Rp150 juta. Bonus perak dan perunggu juga diberikan dengan nilai proporsional sesuai ketentuan.

Dengan sinyal kenaikan bonus untuk Asian Games, pemerintah berharap dapat semakin memotivasi atlet nasional untuk meningkatkan prestasi dan menjaga konsistensi performa di level yang lebih tinggi. Presiden Prabowo menegaskan bahwa investasi pada atlet merupakan investasi jangka panjang bagi kehormatan dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Stareer 5 Lit Resmi Meluncur, Sepeda Listrik Premium Ofero Tembus 130 Km

Jakarta, Aktual.com – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) resmi meluncurkan sepeda listrik premium terbarunya, Stareer 5 Lit, yang diposisikan sebagai flagship utama dalam lini produk Ofero. Peluncuran ini menandai penguatan strategi Ofero dalam menghadirkan kendaraan listrik berbasis baterai lithium dengan performa tinggi, desain modern, serta teknologi keselamatan mutakhir.

Mengusung tagline “Dua Baterai, Tembus 130 KM”, Stareer 5 Lit dibekali sistem dua baterai lithium yang memungkinkan jarak tempuh hingga 130 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Fitur ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban dengan aktivitas tinggi, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Sales Manager Ofero Super Wang, mengatakan kehadiran Stareer 5 Lit merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendefinisikan ulang standar sepeda listrik premium di Indonesia.

“Stareer 5 Lit kami hadirkan sebagai representasi visi Ofero dalam menghadirkan sepeda listrik jarak jauh tanpa kompromi, baik dari sisi performa, keamanan, maupun kenyamanan,” ujar Super Wang.

Dari sisi performa, sepeda listrik ini ditenagai motor berkekuatan 1.200 watt yang diklaim mampu memberikan akselerasi responsif dan kemampuan menanjak yang stabil.

Sementara itu, aspek keselamatan menjadi salah satu nilai jual utama melalui penyematan Traction Control System (TCS), menjadikan Stareer 5 Lit sebagai sepeda listrik pertama di Indonesia yang mengadopsi fitur tersebut. Sistem ini berfungsi menjaga traksi roda agar tetap optimal di berbagai kondisi jalan.

Keamanan juga didukung rem cakram ganda berdiameter 220 mm di bagian depan dan belakang. Untuk kenyamanan, Stareer 5 Lit dilengkapi jok full memory foam sepanjang 600 mm serta ruang penyimpanan bawah jok berkapasitas 22 liter.

Dari sisi teknologi baterai, Stareer 5 Lit menggunakan baterai lithium 60V 24Ah dengan garansi hingga tiga tahun dan usia pakai mencapai 4–5 tahun. Ofero bekerja sama dengan Phylion, produsen baterai lithium berstandar otomotif global, untuk memastikan kualitas dan keandalan jangka panjang.

Identitas futuristik diperkuat melalui lampu depan LED berbentuk huruf “X” dengan jarak sorot hingga 100 meter, dilengkapi fitur lampu kabut, tombol parkir “P”, mode darurat “ARS”, serta kunci stang (steerer lock).

Brand Department Ofero, Auditya Gunawan, menegaskan bahwa Stareer 5 Lit menjadi tolok ukur baru sepeda listrik premium nasional. “Melalui Stareer 5 Lit, Ofero menetapkan benchmark baru sepeda listrik premium berbasis teknologi lithium di Indonesia,” ujarnya.

Pada peluncuran ini, Ofero juga menggelar sesi test ride serta pengiriman unit perdana ke jaringan resmi Ofero di seluruh Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Bakamla Lepas KN Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Pulau Siau

Manado, Aktual.com – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengerahkan kapal negara KN Singa Laut-402 beserta personel untuk misi bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Pelepasan kapal dilaksanakan di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (8/1/2026), sebagai bentuk respons cepat Bakamla RI dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat dan permukiman pascabencana.

Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Lukman Kharish menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Pulau Siau. Menurutnya, pengerahan unsur laut merupakan wujud kehadiran negara dalam situasi darurat.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Pulau Siau, Sulawesi Utara,” ujar Lukman.

Atas arahan Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah, Bakamla RI mengerahkan kapal KN Singa Laut-402 untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak dalam situasi darurat,” katanya.

KN Singa Laut-402 yang dikomandani Letkol Bakamla Hadi Wahyono membawa berbagai kebutuhan logistik, di antaranya bahan pangan, air minum, perlengkapan bayi dan perempuan, alat kebersihan, obat-obatan ringan, serta perlengkapan tidur. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Zona Bakamla Tengah, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado, BPBD, Badan Kesbangpol Sulawesi Utara, serta partisipasi aktif masyarakat.

Selain logistik, misi kemanusiaan ini juga diperkuat dengan kehadiran tenaga kesehatan dari Provinsi Sulawesi Utara yang akan memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi warga setibanya di lokasi terdampak.

Pelepasan KN Singa Laut-402 menegaskan peran Bakamla RI tidak hanya dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan lintas wilayah. Bakamla RI menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung penanggulangan bencana, sejalan dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan untuk Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berita Lain