Moderator diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), M Rahmad (kiri) didampingi anggota tim PPI Sri Mulyono (kanan) menyampaikan bantahan membantah dirinya bersembunyi setelah menyebarkan informasi bahwa Prof Subur Budhisantoso (SBS) batal menjadi pembicara diskusi rutin PPI karena dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN), di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013). Aktual/Tino Oktaviano
Moderator diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), M Rahmad (kiri) didampingi anggota tim PPI Sri Mulyono (kanan) menyampaikan bantahan membantah dirinya bersembunyi setelah menyebarkan informasi bahwa Prof Subur Budhisantoso (SBS) batal menjadi pembicara diskusi rutin PPI karena dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN), di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013). Aktual/Tino Oktaviano
Moderator diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), M Rahmad (kiri) didampingi anggota tim PPI Sri Mulyono (kanan) menyampaikan bantahan membantah dirinya bersembunyi setelah menyebarkan informasi bahwa Prof Subur Budhisantoso (SBS) batal menjadi pembicara diskusi rutin PPI karena dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN), di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013). Aktual/Tino Oktaviano
Moderator diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), M Rahmad (kiri) didampingi anggota tim PPI Sri Mulyono (kanan) menyampaikan bantahan membantah dirinya bersembunyi setelah menyebarkan informasi bahwa Prof Subur Budhisantoso (SBS) batal menjadi pembicara diskusi rutin PPI karena dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN), di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013). Aktual/Tino Oktaviano
Moderator diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), M Rahmad (kiri) didampingi anggota tim PPI Sri Mulyono (kanan) menyampaikan bantahan membantah dirinya bersembunyi setelah menyebarkan informasi bahwa Prof Subur Budhisantoso (SBS) batal menjadi pembicara diskusi rutin PPI karena dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN), di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013). Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co — Akhirnya Kepala BIN Let.Jend. Purn. Marciano Nurman, mengadakan siaran persnya di gedung BIN Pejaten Timur-Pasar Minggu (19/10) mengenai pemberitaan tentang penangkapan atau penculikan Subur Budhisantoso oleh BIN. Dalam siaran persnya mantan jenderal bintang tiga ini membantah semua pemberitaan media masa dan menyatakan pemberitaan tersebut tidak benar dan sangat merugikan BIN. Dalam kesempatan itu juga Marciano juga menjelaskan bahwa sebelum siaran persnya, beliau sudah berkomunikasi dengan Prof. Subur Budhisantoso melalui telepon “Prof. Subur Budhisantoso saat ini berada di Pontianak, Kalimantan Barat dalam rangka mengikuti acara internal Partai Demokrat, Bahkan Prof. Subur juga meminta maaf kepada BIN dan kaget dengan efek pemberitaan tersebut yang dinilainya sangat merugikan BIN”.
Jakarta, Aktual.co —Prof. Subur Budhisantoso merupakan salah satu tokoh pendiri Partai Demokrat, beliau juga salah satu tokoh dari Tim Sembilan, sebuah kelompok yang paling dihormati di partai demokrat. Dalam sejarah partai demokrat, Prof. Subur Budhisantoso merupakan ketua umum pertama partai berlambang mercy ini, beliau lah yang membawa Partai Demokrat dari partai anak bawang menjadi partai terbesar ke lima di PEMILU 2004. Profesor di bidang antropologi politik ini sejatinya akan menjadi narasumber pada diskusi di Perhimpunan Pergerakan Indonesia(18/10) dengan tema Politik Dinasti vs Meritokrasi Politik. Menurut M.Rahmad moderator diskusi, pada jam yang bersamaan kepala BIN ingin bertemu dan melarang Prof. Subur Budhisantoso meninggalkan Kalibata. Ini kebetulan atau bagian dari skenario pembungkaman? menelisik partai penguasa sekarang ini terindikasi membangun politik dinasti atau skenario ke dua, mencegah bertemunya sesama mantan ketua umum partai demokrat. Sampai berita ini diturunkan redaksi belum bisa menkorfirmasi langsung ke Prof. Subur Budhisantoso.
Ibu Wakil Presiden Herawati Boediono melakukan prosesi siraman putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa didampingi istri Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa dalam rangkaian acara pernikahan putri ketiganya, Siti Noor Azima Rajasa atau yang akrab disapa Azima di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati. Aktual/Tino Oktaviano
Ibu Wakil Presiden Herawati Boediono melakukan prosesi siraman putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa Siti Noor Azima Rajasa atau yang akrab disapa Azima di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati.
Ibu Wakil Presiden Herawati Boediono melakukan prosesi siraman putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa didampingi istri Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa dalam rangkaian acara pernikahan putri ketiganya, Siti Noor Azima Rajasa atau yang akrab disapa Azima di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa didampingi istri Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa menggelar rangkaian acara pernikahan putri ketiganya, Siti Noor Azima Rajasa atau yang akrab disapa Azima di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati. Aktual/Tino Oktaviano
Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan putra bungsunya Rasyid Rajasa menggendong Siti Noor Azima Rajasa disaksikan Istri Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa saat acara siraman di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati. Aktual/Tino Oktaviano
Suasana acara prosesi acara siraman putri ketiga Menko Perekonomian Hatta Rajasa Siti Noor Azima Rajasa atau yang akrab disapa Azima di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati. Aktual/Tino Oktaviano
Menko Perekonomian Hatta Rajasa didampingi istri Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa menggelar rangkaian acara pernikahan putri ketiganya, Siti Noor Azima Rajasa atau yang akrab disapa Azima di kediamannya perumahan Executive Golf, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013). Azima dipersunting oleh Audy Satria Wardhana atau yang biasa disapa Audy. Audy merupakan putra kedua dari keluarga besar Bambang Irawan dan Siti Ichtiyati. Aktual/Tino Oktaviano
Mantan Menpora, Andi Mallarangeng (kedua kiri), berbincang dengan Rizal Mallarangeng (kiri) dan kuasa hukumnya di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/10/2013). Selain membawakan buku karya Dan Brown, Rizal yang juga menjadi kuasa hukum Andi Mallarangeng berencana akan mengajukan keberatan atas penahanan yang dilakukan KPK kemarin. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Kuasa Hukum Andi Mallarangeng Luhut Panjaitan bersama tim kuasa hukum lainnya menjawab pertanyaan wartawan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (18/10/2013). Selain membawakan buku karya Dan Brown, Rizal yang juga menjadi kuasa hukum Andi Mallarangeng berencana akan mengajukan keberatan atas penahanan yang dilakukan KPK kemarin. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Kuasa Hukum Andi Mallarangeng Luhut Panjaitan (kiri), Rizal Mallarangeng (kedua kiri) bersama tim kuasa hukum lainnya saat akan menjenguk Andi Mallarangeng di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (18/10/2013). Selain membawakan buku karya Dan Brown, Rizal yang juga menjadi kuasa hukum Andi Mallarangeng berencana akan mengajukan keberatan atas penahanan yang dilakukan KPK kemarin. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Mantan Menpora, Andi Mallarangeng (kedua kiri), berbincang dengan Rizal Mallarangeng (kiri) dan kuasa hukumnya di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/10/2013). Selain membawakan buku karya Dan Brown, Rizal yang juga menjadi kuasa hukum Andi Mallarangeng berencana akan mengajukan keberatan atas penahanan yang dilakukan KPK kemarin. Aktual/Oke Dwi Atmaja
Jakarta, Aktual.co —Pancuran Pitu atau Pancuran Tujuh merupakan sumber air panas bumi yang terpancar langsung dari Gunung Slamet yang keluar melalui tujuh pancuran. Untuk mencapai Pancuran Pitu dapat dicapai dengan jalan kaki sekitar 2,5 km dari lokawisata Baturaden, atau menggunakan kendaraan pribadi atau umum melalui Bumi Perkemahan Baturaden. Wisata ke Pancuran Pitu bisa diagendakan untuk mengisi kegiatan weekend anda dan keluarga, selain bisa mandi air hangat anda juga bisa lulur belerang seluruh tubuh untuk merelaksasi syaraf-syaraf yang tegang, suasana sekitar yang sejuk dan hening bisa menyegarkan pikiran yang terperas rutinitas.