Medan, Aktual.co — Penundaan eksekusi mati terhadap gembong Narkoba asal Prancis Serge Areski Atlaoui diprediksi akan menyumbang semakin tingginya ‘Dis trust’ masyarakat kepada Pemerintah Jokowi-JK.
“Termasuk penegakan hukum hari ini, dalam kasus Narkoba ini. Ya, saya kira memang kita belum mendapati ada hal-hal yang lebih positif dari kebijakan pemerintahan hari ini, dan mengundang distrust masyarakat hari ini,” ujar pengamat sosial politik USU, Dadang Darmawan kepada Aktual.co di Medan, Senin (27/4).
Sebelumnya, Dadang mengatakan, indeks kepercayaan masyarakat kepada pemerintah Jokowi-JK saat ini semakin menurun. Hal itu dimulai dari proses pemilihan para Menteri yang banyak diintervensi.
“Pertama lihat saja dari pemilihan menteri-menteri diawal sekali yang terlalu banyak intervensi dari berbagai pihak,” kata Dadang.
Selanjutnya, yakni proses pemilihan Budi Gunawan menjadi Kapolri yang turut mengundang kecurigaan publik. Lalu, soal sikap Pemerintah yang menggandeng perusahaan asing dalam program mobil nasional.
“Ketiga, saya kira masih ingat kita bahwa adanya sikap pemerintah menggandeng proton sebagai mobil nasional, itu juga membingungkan. Ke empat, presiden sangat didikte para pimpinan partai, dengan pernyataan Megawati bahwa Jokowi adalah petugas partai sangat merendahkan martabat presiden di mata rakyat. Termasuk soal kedaulatan energi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby