Jakarta, Aktual.co — Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay berharap pihak-pihak yang mengembuskan isu negatif terkait pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dihentikan. Hal itu untuk menghindari sikap saling curiga baik di tingkat elit maupun akar rumput.
“Jangan sampai upaya yang dilakukan pimpinan MPR saat ini menjadi percuma,” kata Saleh Partaonan Daulay melalui pesan singkat, Jumat (17/10).
Saleh berharap bila semua pihak bisa saling menghormati dan menahan diri maka akan terbina komunikasi dan hubungan harmonis antara semua elemen bangsa demi kepentingan bangsa di masa depan.
“Media massa memiliki peran besar. Pemberitaan yang objektif dan proporsional menjadi kunci utama. Sudah saatnya media berpihak pada semua, bukan pada sebagian kelompok tertentu,” kata dia.
Di sisi lain, Saleh mengatakan upaya pimpinan MPR untuk menyukseskan pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden sangat perlu diapresiasi.
“Di tengah isu penjegalan pelantikan, pimpinan MPR berhasil membuktikan bahwa pelantikan tersebut justru harus berjalan sukses tanpa kendala sedikit pun,” kata dia.
Dia mengatakan, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan jajaran pimpinan lainnya terlihat berupaya melakukan hal simpatik dalam persiapan pelantikan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal itu, kata dia, diharapkan bisa diikuti pihak lain.
“Mereka tak hanya berupaya menyukseskan acara seremonialnya, tetapi juga berupaya bertemu tokoh-tokoh nasional dan para petinggi partai politik. Hal ini sangat efektif menurunkan suhu politik sekaligus merekatkan persatuan demi kepentingan nasional,” kata dia.
Dari pertemuan-pertemuan itu, kata dia, telah banyak tokoh dan elit partai politik yang menyatakan kesiapan dan kesediaan mereka untuk menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden.
Menurut Saleh, kehadiran mereka memiliki arti penting terutama dalam meneguhkan legitimasi Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. 

()

()