Jakarta, Aktual.co — Ketua Fraksi PAN Tjaptur Sapto Edi menegaskan fraksinya segera melayangkan surat kepada Presiden Jokowi untuk mempertanyakan hilangnya ekonomi kreatif dalam Kabinet Kerja dan penggabungan Kementerian Kehutanan dengan Lingkungan Hidup.
“Surat ke Presiden Jokowi sedang kami persiapkan untuk mempertanyakan hilangnya nomenklatur kementerian industri kreatif dan penggabungan kementerian kehutanan dan lingkungan hidup,” kata dia di Jakarta, Selasa (4/11), terkait hilangnya nomenklatur kementerian ekonomi kreatif dan penggabungan kementerian kehutanan dan lingkungan hidup.
Tjatur menegaskan F-PAN sangat menyesalkan keputusan Presiden Jokowi tersebut karena dalam setiap kampanyenya selalu mendengung-dengungkan soal industri kreatif ini.
“Tapi ini belum terlambat kalau Presiden Jokowi mau mengembalikan industri kreatif di kementerian Pariwisata,” kata dia.
Menurut dia, jika hanya dibentuk badan khusus maka artinya keberpihakan Presiden Jokowi atas industri kreatif lebih rendah dibandingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tjatur menjelaskan selama ini industri kreatif sudah menyumbangkan pendapatan negara sebesar Rp 614 triliun.
Dia juga mempertanyakan penggabungan kementerian kehutanan dan lingkungan hidup. Menurut Tjatur trend dunia saat ini adalah konservasi dan masalah lingkungan hidup.
“Bagaimana ini antara rezim konservasi dan perizinan ini ada di satu tangan. Makanya kita akan pertanyakan dan kawal sekeras-kerasnya,” kata dia.
Tjatur juga menjelaskan persoalan lingkungan hidup merupakan hal utama yang mendasar dan ada di dalam UUD 45 bahwa semua pembangunan harus berwawasan lingkungan.

()

()