Logo DPRD DKI

Jakarta, Aktual.com-Fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyampaikan pandangan atas Pidato Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat soal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Perubahan 2017 dalam rapat paripurna,Jumat (22/9).

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Johni Adventus Hutapea meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa mengoptimalkan realisasi belanja tidak langsung yang kini baru mencapai angka 32,98 persen dan belanja langsung 19,26 persen di semester kedua tahun anggaran.

“Kondisi tersebut harus dapat diatasi agar dana yang berujung SILPA berada pada posisi yang wajar,” kata Johni di Gedung DPRD DKI, Jakarta, (22/9).

Sementara itu anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerinda, Dwi Ratna juga meminta Pemprov DKI Jakarta dapat mendongkrak lambatnya pertumbuhan ekonomi di trwulan kedua tahun ini yang hanya sebesar 5,96 persen dari triwulan pertama sebesar 6,48 persen.

Sedangkan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP, Belly Bilalusalam menyoroti realisasi penyerapan belanja daerah di penghujung tahun yang masih pada posisi angka 25,31 persen atau Rp 16,10 triliun dari total belanja senilai Rp 63,61 triliun pada APBD tahun 2017.

“Belum optimalnya serapan anggaran ini disebabkan kurang sinerginya antar SKPD dan UKPD,” tukas Belly.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs