Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan saat ini Indonesia sedang mencari peluang dan titik singgung yang bisa memberi keuntungan baik bagi Indonesia maupun China (Tiongkok). Hal itu menanggapi adanya kekuatan yang dibangun oleh China di kawasan Laut China Selatan. 
Selain itu, Moeldoko juga mengaitkan dengan kebijakan China tentang jalur sutera maritim  
“Satu sisi, Indonesia dengan poros maritim dan China memikirkan jalur sutera maritim. Di mana titik singgungnya dan kira-kira peluang dan opportunity kita ada di mana. Sehingga kebijakan itu nantinya bisa menguntungkan kedua belah pihak,” kata Moeldoko, dalam jumpa pers di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/12).
Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, TNI telah melihat situasi terkini di kawasan Asia Pasifik, diantaranya perkembangan di Laut China Selatan. Moeldoko juga mengaku telah melakukan komunikasi dan hubungan langsung dengan Panglima Angkatan Bersenjata China.
“Ini adalah suara Panglima di ASEAN. Ini saya endorse ke China dan meminta agar pembangunan kekuatan China di wilayah Laut China Selatan tidak menimbulkan distabilitas di kawasan ASEAN,” papar Moeldoko, dalam jumpa pers di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/12).

Artikel ini ditulis oleh: