Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan penembakan kelompok separatis terhadap dua anggotanya merupakan cara eksekusi yang sadis, mengingat dua anggotanya ditemukan dengan keadaan telanjang dan tubuh dipenuhi lubang peluru.
Selain itu, Moeldoko juga mengatakan pihaknya bersama kepolisian sudah mengidentifikasi pelaku penembakan sadis tersebut. “Kita akan cari sampai ketemu,” tegas Panglima di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (30/3).
Moeldoko juga menjelaskan bahwa penembakan ini adalah pesan terhadap TNI oleh kelompok separatis. “Ini pesan yang jelas memperlakukan kami dengan tembakan dibrondong. Ini pesan sangat jelas. Mereka memberikan pesan kepada kami, dan kami juga akan memberikan pesan kepada mereka,” tegas Moeldoko.
Seperti diketahui, dua anggota TNI Serda Indra dan Sertu Hendrianto dikabarkan hilang diculik pukul pada 16.00 WIB, Senin (23/03). Mereka didatangi kelompok bersenjata dan dinaikkan ke mobil yang kemudian melaju ke arah Desa Sido Mulyo, Kuta Makmur.
Artikel ini ditulis oleh:

















