Jakarta, Aktual.co —Kepala Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sunardi Sinaga mengatakan pihaknya akan segera memulai uji coba penggunaan pembayaran parkir meter secara elektronik pada pekan depan di Jalan Sabang. Beberapa bank yang diikutsertakan dalam penerapan pembayaran parkir meter secara elektronik tersebut, diantaranya Bank DKI, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA) dan Bank Mandiri.
“Rencananya, uji coba e-money untuk pembayaran parkir meter itu akan mulai kita laksanakan pada minggu kedua bulan November. Para petugas IT akan menghubungkan jaringan bank dengan mesin parkir meter,” ujar Sunardi, Sabtu (8/11).
Ia mengatakan, pengubahan sistem pembayaran parkir meter dari receh ke kartu elektronik membutuhnya waktu yang cukup lama karena adanya pemasangan perangkat tambahan di dalam mesin parkir meter.
“Perangkat tambahan itulah nantinya yang akan terhubung dengan bank,” tambahnya.
Sebelumnya, pembayaran parkir meter yang berada di Jalan H. Agus Salim atau yang dikenal dengan Jalan Sabang menggunakan uang koin pecahan Rp 500. Penggunaan uang koin tersebut dirasa tidak efektif karena menimbulkan kesulitan bagi para pengguna kendaraan pribadi yang ingin memarkirkan kendaraannya. Banyak dari pengguna kendaraan yang tidak menyiapkan uang koin terpaksa harus menukar uang kertas dengan uang koin kepada petugas parkir. Tidak jarang ada yang kehabisan uang koin karena persediaan uang koin petugas parkir hanya sebanyak Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per hari.

(Andy Abdul Hamid)