Banda Aceh, Aktual.co — Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh memprotes pernyataan petinggi partai itu, Zakaria Saman. Dalam pernyataannya, tuha peut (majelis pertimbangan partai) Partai Aceh itu, menyatakan bendera Aceh sudah bukan hal yang penting untuk dibahas. 
Namun, menurut Zakaria, turunan UUPA lebih penting dibanding bendera. Hal itu disampaikan dalam sebuah diskusi publik yang diselenggarakan Aceh Center For Inspiration di Banda Aceh.
“Masyarakat Aceh jangan terprovokasi atas pernyataan Tgk Zakaria terkait bendera Aceh. Bendera itu sebenarnya sudah selesai. Sudah sah secara hukum seiring diparipurnakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dalam Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh,” terang Juru Bicara Partai Aceh, Adi Laweung dalam siaran pers yang diterima Aktual.co, Selasa (21/10).
Bahkan sambung Adi Laweung, penetapan Qanun tersebut dilakukan secara aklamasi dan mendapatkan persetujuan bersama dari semua fraksi di DPR Aceh. Penetapan dan pengesahan bendera juga satu mandat bersama antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Aceh yang termaktub dalam perjanjian Helsinki dan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
“Sesuai dengan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 ditegaskan bahwa masa klarifikasi untuk sebuah aturan (qanun untuk Aceh) selambat-lambatnya 60 hari, sedangkan untuk Qanun bendera Aceh sudah sangat melampaui batas tersebut, bila melewati tenggang waktu 60 hari tidak dibatalkan, maka qanun tersebut tetap sah,” ujar Adi.
“Kita harapkan pemerintah Aceh untuk sesegera waktu mengambil suatu keputusan konkrit untuk pengibaran bendera Aceh,” sambungnya.  
Selain itu, Adi mengajak semua pihak memberikan dukungan besar kepada Pemerintah Aceh untuk tetap memperjuangkan butir-butir perjanjian bersama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Aceh yang berkaitan PP tentang Kekuasaan dan Kewenangan yang bersifat nasional di Aceh, pembagian hasil Migas, Pertanahan dan lain sebagainya merupakan kewajiban kita yang harus diperjuangkan bersama.
Persatuan dan kesatuan Aceh menjadi modal utama bagi kita untuk bisa mewujudkan impian Aceh di berbagai sektor, mari kita seayun langkah dan seimbang bahu untuk Aceh. Pemerintah Aceh dan DPR Aceh pun harus benar-benar mampu melakukan komunikasi langsung dengan rakyat dan semua pihak secara intens.
“Pernyataan Tgk Zakaria terkait memperjuangkan turunan UUPA itu kita setuju dan kita apresiasi. Turunan UUPA penting, bendera juga sangat penting,” pungkas Adi.

()