Pariaman, aktual.com – Partisipasi pemilih pada pemilihan kepala desa (pilkades) di 18 desa, Kota Pariaman, Sumatera Bara, Sabtu (12/2), mencapai 72,74 persen atau 14.267 pemilih dari 19.613 daftar pemilih.

“Partisipasi pemilih tersebut lebih tinggi daripada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Pariaman pada tahun 2020 yang mencapai 60,16 persen,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Pariaman Hendri di Pariaman, Selasa (15/2).

Menurut dia, tingginya partisipasi pemilih pada pilkades tersebut menunjukkan antusias dan kecerdasan masyarakat terhadap pemilihan meningkat.

Bahkan, dari 14.267 orang yang memberikan hak suara, hanya 120 suara tidak sah atau 0,61 persen yang menurutnya jumlah itu sedikit karena sosialisasi dan pengetahuan warga dalam memberikan hak suara yang meningkat.

“Kami melakukan sosialisasi intens mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga desa. Hal ini kami lakukan karena pada pilkades periode sebelumnya tingkat surat tidak sahnya cukup tinggi,” katanya.

Pada saat ini, kata dia, penetapan di tingkat panitia pemilihan kepala desa (P2KD) dan desa. Penetapan tersebut akan disampaikan kepada camat dalam jangka waktu 7 hari.

Selanjutnya, camat akan menyampaikannya kepada Wali Kota Pariaman melalui DPMD setempat untuk meminta penetapan atau surat keputusan. Setelah itu, pelantikan.

Diharapkan pula sebelum bulan puasa mereka yang terpilih dalam pilkades tahun ini sudah dilantik.

Ia berharap pilkades di daerah ini dapat menjadi gambaran untuk pelaksanaan Pemilihan Umum 2024, baik dari sisi partisipasi, keamanan, maupun ketertiban, sehingga pemilihan bisa berjalan aman dan tertib.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)