Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota Surakarta hingga kini belum bisa membangun pasar darurat untuk menampung sementara kegiatan usaha ratusan pedagang Pasar Klewer Solo yang terbakar habis, Sabtu (27/12).
Pasar darurat itu rencananya dibangun di lahan Benteng Vastenburg milik Robby Sumampauw, tetapi surat permohonan peminjaman yang telah dikirim beberapa hari lalu sampai sekarang belum ada jawaban, kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jumat.
“Kami sebenarnya juga sudah mengirimkan surat untuk meminjam pemilik Hak Guna Bangunan (HGB) Benteng Vastenburg Robby Sumampauw, tetapi sampai sekarang juga belum ada jawaban, dengan terpaksa kita menunggu jawaban itu dulu,” kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, di Solo, Jumat (2/1).
Pembangunan pasar darurat itu sampai sekarang belum bisa diputuskan, apakah di Benteng Vastenburg atau di Alun Alun Utara keraton Kasunanan Surakarta.
Menurutnya, alun-alun tersebut sering digunakan untuk upacara adat dan sekarang ini juga sedang berlangsung kegiatan sekaten.
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkot Surakarta Budi Yulistianto mengatakan, pembangunan pasar darurat tersebut apabila jadi di Benteng Vastenburg akan menggunakan kerangka baja dan dananya sekitar Rp28 miliar.
Pembangunan pasar darurat ini akan menggunakan dana dari APBD Tingkat II Surakarta, APBD Tingkat I Jawa Tengah dan dari APBN Pemerintah Pusat.
“Ya kami kan tidak bisa dana tersebut dialokasikan semua untuk membangun pasar darurat tersebut, nanti kalau ada apa-apa lagi gimana kita tidak punya anggaran,” katanya.
Artikel ini ditulis oleh:

















