Jakarta, Aktual.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan platform e-commerce besutan anak bangsa untuk memasarkan produk- produk dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil,dan Menengah (UMKM) lokal.

Kolaborasi itu dihadirkan dalam sebuah program bernama “Jumat Beli Lokal” mendukung inisiatif Jakpreuneur mendorong penumbuhan dan pengembangan wirausaha yang mandiri di DKI Jakarta. 

 “Program Jumat Beli Lokal adalah pameran daring produk unggulan UMKM asal Provinsi DKI Jakarta yang diadakan setiap Jumat melalui platform belanja digital dan media sosial. Saya berharap program ini bisa menggerakkan perekonomian sekaligus menumbuhkan kebanggaan akan produk buatan lokal. Saya sangat mengapresiasi seluruh mitra yang turut berpartisipasi pada program ini,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu (18/9).

Lewat program “Jumat Beli Lokal” produk-produk dari UMKM yang dilatih lewat Jakpreuneur mendapatkan kesempatan dan sorotan lebih sehingga produk para pelaku UMKM bisa terpasarkan dengan lebih optimal.

Ada banyak kategori yang dihadirkan untuk produk- produk yang dipasarkan lewat “Jumat Beli Lokal” mulai dari produk makanan dan minuman, fesyen dan kerajinan, makanan berat dan produk rumah tangga, serta produk- produk kesehatan.

Nantinya setiap minggu produk- produk dengan berbagai kategori itu itu dipasarkan secara bergantian.

“Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah mengadakan pelatihan dan pembinaan untuk para pegiat UMKM Provinsi DKI Jakarta sekaligus peserta Jakpreneur. Semoga program Jumat Beli Lokal ini bisa mempermudah masyarakat di mana pun agar bisa mengakses produk unggulan mereka,” Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah DKI Jakarta Sri Haryati.

Kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan pihak swasta seperti e-commerce hingga akses digital lainnya itu sejalan dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia.

Dengan melakukan kolaborasi yang mendukung pemasaran produk- produk dalam negeri buatan UMKM maka anda telah berkontribusi memajukan ekonomi rakyat dan negara.

Selain itu, dengan kebanggaan yang bernilai positif maka produk Indonesia bisa bersaing dengan lebih maksimal dengan produk- produk kelas mancanegara.

(Andy Abdul Hamid)