Surabaya, Aktual.com-Sejumlah produk unggulan serta kesenian daerah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur (Jatim), ditampilkan di UPT Taman Budaya Jatim, Cak Durassim, Surabaya.

Pagelaran bertajuk “Gumebyar Lawadan Mulyo Tinoto” tersebut dimulai dari Jumat (6/10) malam hingga dini hari dengan menampilkan Reog Kendang, Jaranan, serta hasil karya ketrampilan daerah.

Dalam kesempatannya, Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, menjelaskan jika event ini adalah upaya untuk mengenalkan pariwisata Tulungagung sejak dibukanya jalur lintas Selatan.

“Semenjak ada jalur itu, pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan. Makanya kita genjot dari sektor pariwisata.”terang Syahri Mulyo.

Ia pun mencontohkan kekayaan potensi wisata meliputi pantai – pantai indah, seperti Pantai Popoh dan Pantai Gemak, wisata buatan Waduk Wonorejo yang mengalirkan air bersih menuju Surabaya.

Diakuinya, sektor pariwisata memang ‘barang baru’ bagi Tulungagung. Sebab, perda pariwisata juga baru dibentuk setahun silam.

“Saya pertama menjabat, belum ada perda pariwisata. Akhirnya kita buat, dan baru ada setahun. Pantai Gemak yang baru dibuka itu, sekarang bisa sumbang PAD 450 juta per 3 bulan. Dulu, PAD dari pariwisata nol persen.” ujarnya.

Begitu pula dengan Pantai Sine yang dulu tidak ada pengunjung. Namun, setelah pembangunan infrastruktur, kini sudah ramai pengunjung.

” Banyak ibu-ibu menjual kuliner ikan asap menyambut banyaknya wisatawan di pantai Sine. Jadi, kalau gelombang tinggi suaminya tidak melaut perekonomian keluarga tidak goyah karena sudah ada usaha sampingan,” ujarnya.

Diketahui, gelar seni budaya daerah ini dilaksanakan untuk memperkuat ekonomi daerah dengan menampilkan potensi daerahnya, baik pariwisata, kesenian maupun UMKM.

 

Pewarta : Ahmad H. Budiawan

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs