Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin masih dalam zona merah, bahkan lebih dalam dibandingkan sebelumnya. Sejumlah sentimen negatif masih mewarnai laju IHSG yang tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi bursa saham AS dan beberapa Asia yang masih dapat menghijau.
“Maraknya pemberitaan penurunan ini karena sentimen popularitas Presiden Jokowi yang turun dan telah berlangsungnya eksekusi mati terpidana narkoba menjadi sentimen yang telalu berlebihan dan tidak relevan untuk dijadikan dasar penurunan market,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada perdagangan Kamis (30/4) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 4.995-5.000 dan resisten 5.125-5.150. Menurutnya, kekhawatiran laju IHSG yang akan melunasi utang gap di 5.069-5.076 dan 5.113-5125 terjadi.
“Dengan harapan akan terjadinya peluang rebound pasca lunasnya utang gap tersebut, ekspektasi adanya imbas positif dari The Fed, dan harapan akan meredanya aksi jual maka kami berharap laju IHSG dapat membaik,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















