Yerusalem, Aktual.com – Pasca serangan oleh warga Palestina di Yerusalem yang menewaskan dua warganya, Polisi Israel mengetatkan peraturan.

Dua hari warga Palestina dilarang berpergian ke Yerusalem Timur dan menyambangi Kota Tua. Namun, larangan ternyata hanya diberlakukan Israel bagi warga Palestina. Tidak untuk warga Israel, pemilik usaha, dan anak sekolah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan akan lakukan pembicaraan darurat dengan para pejabat keamanan Minggu (4/10) waktu setempat terkait kebijakan itu.

Sebelumnya, dua warga Israel tewas dan sedikitnya dua terluka dalam dua peristiwa penyerangan.

Pertama, hari Sabtu (3/10) di peristiwa penusukan dekat Kota Tua oleh pelaku dari warga Palestina yang kemudian meregang nyawa ditembak polisi Israel. Kejadian kedua terjadi dua hari setelah pasangan suami istri warga Israel ditembak mati di Tepi Barat.

Artikel ini ditulis oleh: